Inilah Pola Makan Bagi yang Sibuk Bekerja

Pernahkah Ibu terjebak dalam intensitas pekerjaan yang sangat padat? Jangankan memiliki waktu untuk berleha-leha, sekedar bersantap siang pun tak sempat. Alih-alih bekerja maksimal, tugas yang harus diselesaikan justru berantakan karena konsentrasi buyar akibat tubuh tak mendapatkan asupan makanan.

Makanan memang ibarat bahan bakar untuk sebuah mesin kendaraan. Kendaraan Ibu tak akan berjalan baik dan lancar jika tak diberi bahan bakar, kan? Jadi, supaya "mesin" Ibu tetap kuat dan kencang melaju sepanjang hari, jangan pernah lupa memberikan asupan makanan. Tapi, bagaimana caranya? Sedangkan untuk beristirahat saja tak sempat? Tenang, kami memiliki siasat soal mengatur pola makan bagi Ibu yang sibuk bekerja.

Berikut tipsnya:

Persiapkan Sarapan Sejak Malam
Sarapan tak boleh asal kenyang. Salah pilih makanan, Ibu justru mengantuk saat sudah berada di kantor. Maka, sediakan makanan penuh gizi. Menu sarapan ala Amerika (American Breakfast) bisa menjadi salah satu pilihan. Agar menu ini bisa terwujud di pagi hari, persiapkan semua bahan baku yang dibutuhkan sejak malam. Ibu memang membutuhkan waktu tambahan untuk merealisasikan ini. Tapi, bukankah sehat sebuah investasi?

Hindari Junkfood Saat Makan Siang
Makan siang biasanya terkendala waktu istirahat yang mepet. Ibu tak sempat mencari restoran yang bisa menyediakan makanan sehat dan bergizi. Baiknya, Ibu membawa bekal dari rumah untuk makan siang agar tak perlu repot meninggalkan ruangan kantor. Menu tersebut bisa sekalian disiapkan saat membuat sarapan pada pagi hari. Namun, jika tak sempat, apa yang harus dilakukan?

Baca Juga : Pola Makan untuk Gaya Hidup Sehat

Tips sederhana adalah: jauhkan diri dari junkfood alias makanan cepat saji. Lebih baik Ibu memilih menu makanan yang bukan merupakan bahan olahan. Gado-gado, sop sayur, empal/ hepuk, pepes ikan, salad, atau soto bisa menjadi pilihan. Biar tak bosan, Ibu bisa mengajak teman kantor berkongsi. Masing-masing orang memesan satu makanan, lalu santaplah bersama-sama. Ibu dan rekan-rekan bisa bertukar lauk. Hal ini bisa menghindarkan Ibu dari mengonsumsi menu satu macam secara terus-menerus (monodiet). Lagipula, seperti dilansir situs Viva.co.idjunkfood bisa memperlambat pencernaan dan menambah nafsu makan. Bukannya menurunkan berat badan, tubuh justru membengkak.

Baca Juga : Pola Makan untuk Turunkan Berat Badan

Jadwal Makan Teratur
Terdapat banyak keuntungan jika Ibu membiasakan diri makan secara teratur. Lambung akan bekerja teratur karena terisi secara teratur dan periodik. Selain itu, kadar gula dalam darah akan terjaga normal. Untuk berjaga-jaga, sediakan selalu camilan agar lambung asam lambung tak naik jika waktu makan diundur. Hindari camilan buatan pabrik yang memiliki bahan pengawet. Ibu lebih baik memilih camilan alami seperti pisang atau singkong rebus. Kudapan ubi bahkan lebih baik ketimbang menyantap donat atau tart. Seratnya mampu melancarkan kerja usus. Selain itu, ubi kaya vitamin dan memiliki hormon (DHEA) yang membuat awet muda.

Itulah beberapa siasat jika terjebak dalam intensitas pekerjaan padat. Ibu memang membutuhkan usaha ekstra untuk mendapatkannya. Tapi, bukankah sehat adalah investasi?

Share artikel ini:

Artikel Terkait