Kenalan dengan Akupuntur dan Akupresur, Yuk

Apa yang Ibu tahu soal akupuntur dan akupresur? Jika Ibu mengatakan bahwa dua istilah tadi adalah cara alternatif pengobatan suatu penyakit, barangkali harus meninjau ulang pendapat tadi.

Yup! Akupuntur dan Akupresur ternyata tak cuma untuk pengobatan penyakit. Keduanya juga diaplikasikan sebagai tips menjaga kecantikan wanita. Seperti ditulis di situs akupuntur.info, metode-metode ini bahkan sudah terkenal dan lazim digunakan sejak Dinasti Shang di Tiongkok kuno.

Berikut beberapa manfaat akupuntur dan akupresur untuk kecantikan wanita:

Mencerahkan Wajah
Menurut pakat perawatan tradisional Tiongkok, Kevin Huang, kurangnya waktu tidur membuat bayangan hitam di sekitar mata Anda. Hal ini disebabkan sirkulasi darah yang tak baik. Nah, tekanan dari metode akupuntur dan akupresur akan memperlancar aliran darah tersebut.

Menjaga Kesehatan Kulit Wajah
Menurut Huang lagi, tekanan dan pijatan di wajah akan membuat pori-pori kulit bekerja lebih maksimal dalam menyerap segala bentuk nutrisi dan vitamin yang baik untuk kesehatan kulit wajah.

Menghilangkan Pusing dan Sakit Kepala
Tekanan dan pijatan pada titik tertentu di wajah akan menstimulasi syaraf agar menjadi lebih rileks dan tenang. Sakit kepala dan pusing yang Anda alami bakal hilang. Maka, tak ada salahnya kedua metode ini digunakan sebagai salah satu tips menjaga kesehatan.

Anti-Aging
Menurut laman Manfaat.co.id, tekanan dan pijatan di wajah akan membuat kondisi kulit lebih segar. Secara otomatis, penuanan dini bisa dicah. So, selamat tinggal krim anti-aging.

Melancarkan Pencernaan
Salah satu titik di wajah memang bertalian dengan organ-organ pencernaan seperti lambung, usus, dan ginjal. Mengaplikasi akupuntur atau akupresur ke titik ini akan mengoptimalkan fungsi organ-organ tadi. Efeknya? Memperlancar dan menghilangkan gangguan pencernaan, tentu saja.

Menjaga Kesehatan Jantung
Tak cuma mengarah ke organ pencernaan, salah satu titik juga mengarah ke jantung. Nah, jika diaplikasikan dengan baik, tekanan dan pijatan itu akan meningkatkan kerja jantung. Walhasil, potensi serangan jantung dan penyakit jantung koroner bisa dihindarkan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait