vote

Agar Perempuan Tetap Sehat dan Kuat

Alih-alih menjaga kesehatan keluarga, Anda justru mengabaikan kesehatan diri sendiri.

  • Rate Artikel ini

Alih-alih menjaga kesehatan keluarga, Anda justru mengabaikan kesehatan diri sendiri. Memilih makanan bergizi untuk diri Anda dan makan tepat waktu sudah menjadi salah satu perwujudan sayang anda kepada diri sendiri dan juga keluarga.

Jaga Diri Anda Untuk Keluarga

Dari fakta sehari-hari, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kaum perempuan ternyata jauh lebih perkasa dari laki-laki. Dalam hal ini, perkasa dalam arti punya kemampuan yang lebih unggul dalam menangani multi-tasking.

Seorang perempuan yang sudah menjadi anggota DPR, seperti Bu Eva Kusuma Sundari pun masih melakukan pekerjaan belanja di pasar tradisional, masih mengambil raport anak-anak, dan masih mengurusi rumah, layaknya perempuan lain. Istirahat bagi sebagian besar perempuan adalah berganti aktivitas.

Ini agak beda dengan sebagian besar para lelaki. Begitu pulang dari kantor, ya sudah selesai urusannya. Sebagian besar perempuan adalah makhluk yang tangguh, ditakdirkan untuk punya care yang lebih banyak terhadap orang lain, jiwanya servicing others, dan tidak bisa diam.

Meski ini baik, tapi jangan sampai kebaikan ini justru membuahkan ketidakbaikan bagi perempuan sendiri. Jangan sampai karena Anda terlalu care terhadap detail dan kerapian, lalu abai untuk mengurus diri sendiri.

Anda tetap dituntut untuk harus seimbang antara perhatian terhadap orang tersayang dan terhadap diri sendiri.

Perlu ditekankan bahwa siapapun yang melanggar hukum keseimbangan ini, pasti akan mendapat hukuman. Bentuknya bisa bermacam-macam, salah satunya adalah jatuh sakit atau mengalami gangguan kesehatan. Alih-alih menjaga kesehatan keluarga, Anda justru mengundang penyakit untuk diri sendiri.

Cara agar hukum keseimbangan tidak kita langgar adalah perlu ada manajemen aktivitas. Tentukan mana yang untuk kerja, mana yang untuk orang tersayang, mana yang untuk diri sendiri, dan mana yang untuk aktivitas umum atau sosial.

Termasuk dalam hal memilih makanan dan pola makan. Jangan melulu berpikir makanan apa yang cocok untuk suami dan anak-anak. Pikirkan juga makanan yang pas untuk Anda dan kapan Anda harus disiplin makan.

Kunci sukses untuk menjalankan manajemen aktivitas adalah melatih kontrol-diri. Kontrol adalah kemampuan menyuruh dan melarang diri. Kontrol adalah cepat menyadari tentang apa yang kita lakukan. Kontrol adalah self-leadership. Kontrol dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan. Anda tidak bisa seimbang jika Anda kurang kontrol. Kontrol-diri juga terkait apakah Anda melakukan semua aktivitas dan peranan itu dalam keadaan merasa tertekan atau penuh enjoy dan bahagia.

Untuk jangka panjang, ada efek yang sangat nyata antara orang yang menjalankan aktivitas dengan jiwa senang dan jiwa yang tertekan. Jiwa yang senang akan membantu kita menjadi tetap awet bugar dan awet kuat.

Bahkan, jika dikaitkan dengan ajaran keimanan, kontrol terhadap jiwa inilah yang ikut menentukan apakah aktivitas kita ini termasuk ibadah (pengabdian terhadap perintah Tuhan) atau aktivitas yang digerakkan oleh ego kita belaka.  

Semoga bermanfaat.