vote

Akibat Kurang Serat, Ini Deretan Penyakit yang Harus Diwaspadai

Kurangnya kesadaran akibat kurat serat kerap jadi hal yang dianggap biasa saja. Padahal akibat kurang serat ini membawa dampak buruk yang bakal membawa efek sakit yang tak diduga sebelumnya.

  • Rate Artikel ini

Kekurangan serat akan membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Namun hal ini masih sering disepelekan oleh sebagian besar besar masyarakat. Mungkinkah Ibu salah satunya? Kurangnya kesadaran akibat kurat serat kerap jadi hal yang dianggap biasa saja. Padahal akibat kurang serat ini membawa dampak buruk yang bakal membawa efek sakit yang tak diduga sebelumnya. Ada beberapa penyakit yang bisa timbul akibat kurang serat ini.

  1. Kolesterol

Kolesterol jahat yang meningkat dalam tubuh bisa jadi pemicu deretan penyakit berbahaya. Kolesterol pun tak dapat diuraikan jadi sumber energi. Penurunan kolesterol dalam darah ini ditentukan oleh jumlah keluarnya kolesterol yang berubah jadi asam empedu. Sementara hal ini bisa didukung dengan adanya konsumsi serat yang cukup bagi tubuh. Dilansir dari buku 10 Menit Menuju Sehat dengan Terapi Tulang Kepala Belakang oleh H.M. Hembing Wijayakusuma, serat terbukti mampu menurunkan kolesterol dalam darah lho, Bu.

  1. Darah Tinggi

Rupanya salah satu penyakit yang bisa timbul akibat kurang serat adalah darah tinggi. Kontrol pola makan dengan menambah takaran serat pada konsumsi makanan sehari-hari bisa membantu turunkan darah tinggi. Berdasarkan hasil studi Journal of Hypertension, tekanan darah bisa diturunkan dengan penambahan porsi buah, sayur, serta sereal.

  1. Penyakit kardiovaskular

Kurang serat juga bisa memicu penyakit kardiovaskular, atau yang berkaitan denganjantung. Sebab serat memiliki khasiat mencegah inflamasi dan menurunkan tekanan darah yang berkaitan langsung dengan penyakit jantung.

  1. Diabetes

Pola makan dengan pilihan menu makanan rendah serat hanya akan menimbulkan deretan penyakit. Bagaimana tidak, akibat kurang serat perut akan mudah lapar sehingga akan mengonsumsi makanan berupa cemilan tak sehat. Hal ini bisa berimbas pada tingginya gula darah. Akan tetapi, dilansir dari buku Fat-loss Not Weight-loss for Diabetes; Sakit Tapi Sehat oleh  dr. Phaidon L. Toruan, MM, dengan konsumsi serat tinggi akan membantu mengurangi kemungkinan resiko diabetes sebab serat mampu membantu mengontrol gula darah.

  1. Kanker

Menurut Dr. Heah Sicumin dari Pacific Colorectal Center Singapura dalam buku Terapi Pengobatan Tumor - Kanker , kanker usus  bisa terjadi lantaran kebutuhan serat Ibu tak terpenuhi. Padahal serat mampu mencegah adanya racun dari makanan yang bisa memberi dampak buruk bagi usus.

Ibu tak menyangka bukan akan dampak buruk yang ditimbulkan oleh kurangnya asupan serat? mulai sekarang perhatikan pola makanan Ibu dan keluarga agar terhindar dari berbagai akibat kurang serat dalam tubuh.

Artikel Terkait

Terbaru