Alasan Pentingnya Permainan Memasak untuk Anak Perempuan

Mengasah keterampilan anak di rumah perlu didukung untuk stimulasi tumbuh kembang mereka. Salah satu cara melakukannya adalah dengan memastikan anak melakukan permainan yang dapat mengasah daya kreatifitasnya. Untuk anak perempuan, permainan yang dapat mengasah daya kreatifitasnya adalah permainan memasak.

Permainan anak perempuan memasak sama halnya seperti anak laki-laki bermain mobil-mobilan atau membangun rumah. Semuanya menggunakan daya imajinasi, yang dapat mengasah kreatifitasnya sejak dini. Ibu bisa mengawasi saat anak bermain untuk membantunya mengenal fungsi-fungsi alat memasak dengan baik dan benar.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa permainan anak perempuan memasak penting untuk mengasah kreatifitasnya:

Mengasah Keterampilan Sosial dan Emosional

Dengan permainan anak perempuan memasak, anak akan mengerti bagaimana proses suatu hal bisa terjadi. Misalnya, bagaimana dari bahan-bahan masakan bisa dibuat menjadi makanan. Dengan begitu, si Kecil bisa lebih menghargai Ibu saat menyiapkan makanan untuk keluarga nantinya.

Mengenal Hal-Hal Baru

Permainan ini membantu si Kecil mengenal hal-hal baru. Anak bisa tahu fungsi setiap alat memasak, dan bagaimana cara menggunakannya. Ia juga dapat belajar mengenal warna-warna baru, dari bahan masakan yang digunakan. Buatlah permainan memasak jadi semakin menarik agar si Kecil semangat untuk belajar hal-hal baru.

Melatih Daya Imajinasi

si Kecil juga bisa melatih daya imajinasi dan kreatifitasnya. Ia bisa mengeluarkan ide-ide dalam kepalanya mengenai masakan apa yang ingin dibuat dan bagaimana cara memasaknya. Ibu bisa membantunya dengan mengajarkan seperti yang bisa Ibu lakukan di dapur.

Mengajarkannya Berkomunikasi

permainan memasak bisa dilakukan bersama Ibu ataupun teman mainnya, dapat melatih kemampuannya berkomunikasi. Saat bermain, si Kecil akan terlibat dalam percakapan, tentang bagaimana cara memasak dan menggunaan alat-alat makan. Anak akan belajar pentingnya komunikasi, terutama ketika ia berusaha meniru apa yang dilakukan oleh Ibu. Bila si Kecil sudah sedikit lebih besar, Ibu juga bisa mengajarkannya cara membaca dan menulis menu-menu masakan yang ia buat.

Share artikel ini:

Artikel Terkait