Belajar Sejarah Pasta Italia

Berbicara tentang pasta memang tak lepas dari Italia. Makanan yang satu ini memang kali pertama populer di negeri yang juga tempat lahirnya pizza ini. Lebih dari 400 tahun lalu, makanan yang mirip mie ini lahir. Kini bukan hanya di Italia saja, pasta dengan berbagai jenis dapat dengan mudah Anda temukan di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Kata 'pasta' berasal dari bahasa Italia, yaitu 'Pasta Alimentare'. Kata tersebut memiliki makna adonan makanan layaknya adonan pastry, adonan cake, dan adonan kering. Pengertian ini berbeda jika diartikan berdasarkan kronologi munculnya pasta. Menurut literatur sejarah, pasta justru pertama kali lahir di China. Sejarah Tiongkok telah mengenal mie lebih lama, jauh sebelum ada pasta di Italia,

Orang China mengklaim bahwa mie yang sudah menjadi makanan yang kental budaya Tiongkok sejak lama, merupakan cikal bakal munculnya pasta yang kini dikenal masyarakat sebagai salah satu ikon kuliner Italia. Namun, hal itu memang benar apa adanya. Sejarah telah membuktikan bahwa pada tahun 1295 Marco Polo membawa oleh-oleh saat pulang dari penjelajahannya dari tanah China.

Selidik demi selidik dibuktikan, bahwa Marco Polo membawa buah tangan berupa mie dari China. Mulanya dia hanya membawanya saja, tetapi lama-lama banyak orang Italia yang menyukainya. Mereka berusaha untuk mencoba pembuatannya. Sampai pada akhirnya, mie ini berkembang sangat pesat dan berubah sesuai bentuk kreasi para juru masak Italia. Selanjutnya, mie yang mereka buat dari adonan tersebut dinamakan pasta.

Di Indonesia sendiri, pasta dibawa oleh para Bangsawan Belanda ketika zaman penjajahan sedang berlangsung. Untuk adonan aslinya, pasta dibuat dari tepung semolina, sejenis butiran endosperm atau lapisan biji bagian dalam sebuah gandum dari varietas Durum. Tepung ini dicampur dengan telur dan air untuk dibentuk menjadi sebuah adonan. Gandum Durum merupakan satu-satunya jenis gandum yang bisa digunakan sebagai bahan baku pasta. Tingginya kandungan protein dan gluten membuat adonan pasta menjadi lebih kenyal dan elastis.

Share artikel ini:

Artikel Terkait