Berlibur ke Tempat Dingin dan Panas

Berlibur tentu salah satu kegiatan yang paling Anda nantikan. Tiket dan hotel sudah dipesan, tur sudah direncanakan. Yang perlu dilakukan tinggal mempersiapkan diri dan packing  untuk keperluan liburan. Terutama bila akan  berlibur ke tempat dengan kondisi cuaca yang amat berbeda dari tempat tinggal Anda. Sebab tanpa persiapan yang tepat, liburan bisa berantakan karena perlengkapan yang tak memadai dan kondisi tubuh menurun akibat cuaca.

Liburan ke daerah bercuaca dingin perlu mendapat perhatian khusus, karena kita terbiasa hidup dengan matahari yang bersinar cerah sepanjang tahun dan kerap merasa kepanasan saat beraktivitas. Mungkin Anda berpikir udara yang dingin akan menyenangkan, tapi kita kerap lupa bahwa udara yang dingin sekali pun bisa menjadi ‘siksaan’ tersendiri tanpa persiapan yang tepat. Apa saja yang harus Anda persiapkan?

  • Persiapkan fisik agar fit saat menghadapi perubahan cuaca karena suhu yang amat dingin menyebabkan tubuh mudah terkena flu atau radang paru. Berangkat dalam kondisi tubuh fit, cukup istirahat dan makan secara teratur dalam perjalanan, serta mengkonsumsi vitamin atau suplemen.
  • Perhatikan pula kesehatan gigi. Jangan berangkat dengan gigi berlubang, karena udara dingin akan membuat gigi berlubang terasa sakit. Akan sangat mahal bila Anda harus berobat di dokter gigi di luar negeri. 
  • Kulit wajah, bibir dan kulit tubuh dapat mengering bila terekspos cuaca amat dingin, karena itu jangan lupa bawa pelembab wajah, pelembab bibir, dan body lotion. 
  • Meski bercuaca dingin, beberapa wilayah tetap disinari matahari yang cerah. Karena itu tetap bawa kacamata hitam dan krim tabir surya untuk melindungi mata dan kulit.
  • Konsumsi air putih dalam jumlah cukup karena udara dingin dan ketinggian dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Bawa obat pribadi yang harus Anda minum, dan perlengkapan P3K standar untuk gangguan yang biasanya terjadi di tempat bercuaca dingin.
  • Bawa baju dan perlengkapan yang tepat dalam jumlah mencukupi. Thermal underwear wajib ada dalam daftar, jangan lupakan pula jaket, syal, sarung tangan, topi, hingga jaket tahan air dan payung bila ada kemungkinan hujan di tempat tujuan. Jangan lupakan kaus kaki wol jika tak ingin jari-jari kaki ‘membeku’ dan sepatu tertutup yang nyaman, bahkan bila perlu bawa sepatu boot.
  • Cek apakah tempat Anda menginap dilengkapi pemanas ruangan yang memadai. Karena suhu yang dianggap biasa saja oleh masyarakat lokal bisa terasa sedingin es bagi kita yang berasal dari negara tropis.

Meski terbiasa dengan cuaca tropis yang relatif hangat, Anda juga tetap perlu persiapan khusus bila akan berlibur ke tempat dengan cuaca yang amat panas seperti ke Timur Tengah atau Afrika. Mengabaikannya bisa berakibat Anda lemas kepanasan dan kehilangan momen indah liburan. Ini yang perlu Anda persiapkan:

  • Lindungi tubuh dari sengatan matahari dengan menggunakankrim tabir surya, atau lip protector. Jangan lupa gunakan kacamata hitam dan topi atau scarf untuk melindungi kepala dari teriknya sinar matahari.
  • Gunakan pakaian tipis dan longgar untuk menjaga suhu tubuh tak terlalu tinggi. Bahan katun merupakan pilihan paling tepat, pilih warna terang yang akan memantulkan sinar matahari, bukan warna gelap yang justru akan menyerap sinar matahari hingga menimbulkan rasa gerah. Jika tidak ada keharusan berbusana tertentu, celana pendek katun lebih disarankan dibandingkan celana jeans.
  • Sebisa mungkin gunakan sandal terbuka saat beraktivitas, kecuali Anda melakukan kegiatan yang mengharuskan Anda mengenakan sepatu khusus.
  • Minumlah banyak air putih atau jus buah selama beraktivitas untuk menghindari dehidrasi. Soda atau minuman berenergi yang cenderung manis mungkin  terasa menyegarkan saat kehausan, namun justru berakibat buruk bagi tubuh karena kandungan kafeinnya menyebabkan dehidrasi. Tempat bercuaca panas biasanya dipenuhi beragam serangga, terutama nyamuk. Karena itu jangan lupa gunakan losion anti serangga agar aman dari sengatan serangga dan penyakit yang diakibatkannya. 
  • Saat kepanasan, jangan mendinginkan tubuh dengan berdiri di depan pendingin ruangan atau minum minuman dingin karena kadang dapat menyebabkan tubuh kaget. Lebih baik dinginkan tubuh dengan duduk di tempat teduh dan minum air dengan suhu kamar hingga suhu tubuh menurun perlahan. 
  • Sebisa mungkin atur agar aktivitas di alam bebas dilakukan di pagi hari, karena sinar matahari tidak terlalu menyengat dibanding siang hari. 
  • Yang tak kalah penting, pastikan akomodasi Anda dilengkapi dengan pendingin udara agar Anda dapat beristirahat dengan baik sehingga kondisi tubuh tetap prima.

Share artikel ini:

Artikel Terkait