Bersahabat dengan Ibu Mertua

Merasa tidak cocok dengan ibu mertua? Ini adalah cerita klasik yang banyak dialami para menantu di seluruh dunia. Daripada membuat masalah ketidakcocokan ini semakin besar, ada baiknya Anda mengibarkan bendera perdamaian dengannya. Tips kami mungkin bisa membantu.

Ingatlah selalu, ibu mertua adalah wanita yang melahirkan dan membesarkan suami Anda.
Jika wajar jika ia masih ingin terlibat dalam kehidupan suami Anda sama seperti Anda yang selalu ingin menjaga dan melindungi si kecil. Memang bukan berarti ia berhak mengatur hingga mendetil cara mengurus rumah tangga, tapi setidaknya Anda jadi bisa memahami alasan di balik tindakannya. Dan Anda bisa mencari cara terbaik untuk mengatasi keadaan ini dengan perasaan santai tanpa sakit hati.

Cari kesamaan minat atau hobby dengan ibu mertua sehingga Anda berdua bisa menghabiskan waktu bersama dan lebih mendekatkan diri.
Ide ini mungkin terdengar sangat sulit bagi sebagian wanita. Apalagi jika ibu mertua adalah tipe yang sungguh ingin Anda hindari. Tapi, meskipun ia sering membuat Anda habis kesabaran, berbagi sesuatu hal yang bisa menyatukan Anda berdua (selain suami dan anak-anak) menunjukkan bahwa Anda peduli padanya. Sebagai permulaan, coba cari kegiatan di mana Anda tidak perlu berduaan saja dengannya. Berbelanja di pusat grosir yang ramai akan lebih baik ketimbang pergi ke bioskop berdua.

Sesekali, biarkan ibu mertua memberi nasihat dan wejangan kepada Anda.
Daripada memalingkan muka atau berpura-pura sibuk di dapur, biarkan ibu mertua menyampaikan nasihatnya kepada Anda (toh bukan berarti Anda harus mengikuti semua sarannya, Anda hanya perlu menjadi pendengar yang baik). Dengan membiarkannya bercerita panjang lebar sambil duduk santai di sofa, ia akan merasa dihargai, dan mungkin akan sedikit melunak. Ada kemungkinan, dari sekian banyak nasihatnya Anda menemukan hal-hal baru yang sebenarnya masuk akal dan patut dipertimbangkan.

Membuat ibu mertua merasa penting dan dibutuhkan.
Sesunguhnya, ini adalah impian semua ibu di mana saja. Anda tidak perlu setiap saat melakukannya, tapi cukup sesekali di saat-saat spesial seperti ulang tahun si kecil misalnya, biarkan ibu mertua yang memilih atau bahkan membuat sendiri kue ulang tahun. Anda tidak perlu merasa kesal jika kue yang ia buat tidak sesuai dengan selera Anda atau tidak cocok dengan tema pesta yang sudah Anda siapkan. Si kecil tidak akan terlalu meributkannya dan Anda pun bisa membuat ibu mertua merasa bahagia. Nilai tambah: Anda terlihat baik di mata ibu mertua dan seluruh keluarga suami.

YANG PERLU DIINGAT!

  1. Jangan pernah membicarakan keburukan ibu mertua di depan anak-anak.
    Apapun yang terjadi di antara Anda dan ibu mertua, ia adalah nenek dari anak-anak Anda. Sudah sepantasnya jika anak-anak mencintai dan menghormatinya.
  2. Jangan pernah mendiskusikan masalah pernikahan dengan ibu mertua.
    Meskipun Anda tahu persis bahwa kesalahan ada pada pihak suami, sebaiknya jangan melibatkan ibu mertua atau ibu Anda sendiri.
  3. Jadilah ‘sekutunya’.
    Ingat, ini adalah ibu dari lelaki yang menjadi belahan jiwa Anda. Bukan hal yang mustahil jika permusuhan di antara Anda berdua justru berujung menjadi persahabatan. Anda hanya perlu memiliki keinginan yang kuat untuk benar-benar mencintainya dan berusaha menerima ibu mertua apa adanya. Toh bukan ia yang tidur satu ranjang dengan Anda setiap malam.

Pertentangan dengan mertua adalah topik yang selalu menarik untuk diangkat. Saat Anda sedang kesal dengan ibu mertua, buat popcorn, duduk santai di sofa dan tonton film-film ini.

  1. Monster In Law (2005)
    Kisah tentang calon ibu mertua yang selalu ingin mencampuri kehidupan putra kesayangannya, termasuk berusaha menggagalkan rencana pernikahan putranya dengan seorang wanita yang ia anggap kurang layak.
  2. Everybody Loves Raymond
    Kisah komedi situasi dengan latar kehidupan rumah tangga. Dikisahkan betapa ibu Raymond sangat posesif dan begitu mencintai putranya hingga berkesan terlalu cerewet terhadap menantu.
  3. Meet The Parents (2000)
    Dengan permasalahan konyol seputar kucing, abu dari kremasi nenek, kamera tersembunyi, koper yang tertukar di bandara, dan segala kekacauan lainnya, film akan membuat Anda bersyukur memiliki mertua seperti yang ada sekarang.

(PT. Nestlé Indonesia bekerja sama dengan Parents Indonesia)

Share artikel ini:

Artikel Terkait