Dapur Sehat, Keluarga Sehat

Dapur kerap disebut sebagai pusat dari suatu rumah. Karena, di ruang inilah makanan bagi para penghuni rumah disiapkan. Di beberapa rumah, dapur bahkan menjadi pusat aktivitas, karena sekaligus digunakan untuk bersantap dan berkumpul oleh seluruh keluarga.

Karena fungsinya sangat penting, kondisi dapur pun sangat berpengaruh pada kondisi seluruh keluarga. Dapur yang dikelola dengan baik akan selalu berada dalam kondisi prima, baik perangkatnya, bahan makanan yang disimpan, maupun cara pengolahan makanan. Hasilnya adalah ruang yang sehat, serta hidangan yang tak hanya lezat, namun juga bergizi baik dan bersih. Berikut beberapa trik untuk menjaga agar dapur Anda selalu dalam keadaan bersih:

Ruang Dapur

  • Karena aktivitas memasak lekat dengan api, asap, dan air, ruang dapur idealnya memiliki ventilasi yang baik, agar sirkulasi udara berjalan dengan baik dan ruangan terhindar dari kelembaban. Bila tak memungkinkan membuat jendela, gunakan exhaust fan dan cooking hood agar asap dan aroma bisa diminimalkan.
  • Usahakan mengepel lantai dapur setiap hari, karena serpihan bahan makanan atau cipratan minyak akan membuat lantai dapur lengket dan berbau.

Perangkat Dapur

  • Bersihkan counter top, bak pencuci piring, serta panci dan wajan setiap kali usai memasak. Noda minyak, bumbu, atau sisa bahan makanan akan membandel bahkan menjadi noda permanen bila tak segera dibersihkan.
  • Bersihkan bagian luar dan dalam perangkat masak elektronik seperti oven, blender, coffee maker, microwave, hingga toaster secara berkala. Ikuti petunjuk pembersihan yang tertera dalam buku manual.
  • Kulkas dan freezer perlu dibersihkan secara teratur. Selain untuk menjaga kebersihan, juga agar dapat berfungsi dengan maksimal. Lapisan es yang telah menebal akan membuat pendinginan tidak efektif. Selain melakukan defrost, cuci dan keringkan seluruh rak dan bersihkan bagian dalam dengan lap basah untuk menghilangkan noda. Gunakan kesempatan ini untuk sekaligus memilah bahan makanan mana yang masih baik dan mana yang sudah harus dibuang.
  • Gunakan talenan berbeda untuk bahan mentah seperti daging dan ikan, dengan talenan untuk buah, sayur, dan makanan matang.

Penyimpanan Makanan

  • Lemari penyimpanan bahan makanan harus selalu dalam keadaan bersih, kering, dan dapat ditutup dengan baik. Jangan lupa mengganti kertas alas lemari secara teratur, karena tumpahan saus, bahan makanan, atau bumbu dapat membuat alas lemari menjadi lembab dan menimbulkan jamur.
  • Beri label tanggal kadaluarsa pada bungkus makanan yang Anda simpan, terutama bahan makanan kering yang biasanya memiliki waktu konsumsi lama. Kerap kali label pada kemasan sudah menghilang atau hilang saat kemasan dibuka sehingga Anda tidak tahu lagi tanggal kadaluarsanya.
  • Rotasikan persediaan bahan makanan dan konsumsilah yang terlebih dahulu dibeli atau tanggal kadaluarsanya.
  • Secara berkala periksa makanan kaleng, apakah kalengnya rusak, mengembung, bocor, atau berkarat. Buang segera bila menunjukkan tanda-tanda tersebut, karena makanan didalamnya sudah tercemar.
  • Untuk bahan makanan yang telah dibuka dari kemasannya dan belum habis dikonsumsi, masukkan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kualitasnya tetap baik.
  • Bahan makanan dan bumbu berbentuk cair seperti kecap, sirup, minyak, saus kerap meninggalkan sisa di bagian tutup botol. Bersihkan sisa tersebut dengan lap atau tisu setiap kali usai memakai, karena bila dibiarkan dapat menimbulkan jamur yang akhirnya mencemari seluruh isi kemasan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait