4 Aktivitas Fisik untuk Menjaga Kebugaran Saat Memasuki Usia Tua

Berapapun usia kita, aktivitas fisik atau olahraga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, termasuk juga bagi Ibu yang akan memasuki periode lanjut usia. Aktivitas fisik dapat menunda kondisi-kondisi yang diakibatkan oleh perubahan fisik karena usia lanjut. Selain itu aktivitas fisik ini penting karena mampu mengurangi kemungkinan cedera saat beraktivitas seharian, mendorong sistem imunitas, dan meningkatkan pemulihan badan.

Tentunya, semakin bertambahnya usia, perlu penyesuaian-penyesuaian dari olahraga dan aktivitas fisik yang dilakukan dan sebaiknya Ibu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan olahraga dan aktivitas fisik apa yang paling diperlukan dan paling aman sesuai dengan kondisi tubuh Ibu. Berikut ini adalah beberapa contoh aktivitas fisik yang bisa ibu lakukan agar tetap bugar saat memasuki usia tua.

  • Latihan ketahanan

Yang termasuk ke dalam latihan ketahanan, atau endurance, yang baik bagi kesehatan jantung dan sistem peredaran darah ini adalah berenang, berjalan, bersepada, dan bahkan berdansa. Tentunya latihan endurance ini perlu dilakukan sesuai kondisi tubuh ibu dan akan memerlukan penyesuaian yang berbeda tergantung apakah orang tersebut sudah terbiasa berolahraga atau tidak sebelumnya. 

 

  • Latihan kekuatan

Aktivitas fisik yang dirancang sebagai latihan kekuatan dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan tulang serta meningkatkan metabolisme tubuh. Latihan ini bisa dilakukan dengan cara sederhana dan bahkan sambil duduk. Misalnya dengan menggunakan botol air mineral dan benda lainnya yang ada di rumah. Aktivitas lainnya yang dapat dicoba adalah melakukan push up, sit up atau squat secara perlahan dengan memanfaatkan kursi.

 

  • Latihan kelenturan

Tujuan dari latihan ini adalah menjaga fleksibilitas tubuh. Bisa dilakukan melalui olahraga seperti taichi, yoga maupun pilates yang disesuaikan dengan usia Ibu. Aktivitas fisik lain yang bisa dilakukan untuk latihan kelenturan adalah melalui peregangan sederhana yang dilakukan rutin setiap hari. Peregangan juga perlu dilakukan sebelum melakukan olahraga lainnya

 

  • Latihan keseimbangan

Latihan keseimbangan akan mengurangi risiko terjatuh saat lanjut usia nanti. Contoh aktivitas fisik untuk melatih keseimbangan adalah gerakan duduk dan berdiri tanpa berpegang pada kursi dan berdiri dengan satu kaki sambil berpegangan pada kursi. 

 

Bertambahnya usia tak berarti kita tak lagi dapat aktif bergerak. Yuk, pastikan Ibu tetap konsisten melakukan aktifitas fisik untuk mendukung kesehatan dan pastikan kita aktif berolahraga sejak usia muda agar tubuh selalu bugar hingga usia lanjut kelak, karena konsistensi melakukan aktivitas fisik lebih penting daripada intensitas atau banyaknya gerakan dalam satu kali aktivitas fisik.

Share artikel ini:

Artikel Terkait