4 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dijadikan Menu Sarapan Anak

Sarapan bergizi dibutuhkan oleh anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Dengan mengonsumsi menu bergizi di pagi hari, anak akan memiliki energi untuk beraktivitas fisik maupun psikis. Prestasi belajarnya pun akan lebih cemerlang ketimbang anak yang tidak sarapan, menurut penelitian oleh I Gusti Lanang Sidiartha, konsultan Nutrisi Anak & Penyakit Metabolik RSUP Sanglah dan Putu Ayu Widyanti, Dokter Spesialis Anak RSAD Denpasar.

Jika Ibu tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan menu sarapan anak bergizi, jangan sekedar memberikan makanan seadanya yang tidak bergizi. Berikut ini adalah makanan yang sering sekali dijadikan menu sarapan pagi, namun berbahaya jika dikonsumsi terus-menerus. Apa sajakah itu?

 

1. Roti & Selai

 

Setangkup roti tawar yang dioleskan selai seperti strawberry atau cokelat tentu disukai anak-anak karena, rasanya yang manis. Tak jarang menu sarapan anak ini juga dijadikan camilan di kala senggang. Namun perhatikan juga baik-baik label gizinya ya Bu, karena umumnya selai memiliki kandungan gula yang tinggi dan memaksa tubuh anak untuk meningkatkan insulinnya. Kandungan gula yang tinggi pada selai juga berisiko menyebabkan obesitas pada anak jika dikonsumsi terus-menerus dan dalam porsi yang berlebihan.

 

2. Nasi Goreng

Nasi goreng dibuat dengan cara digoreng, ditambahkan minyak, bumbu penyedap dan kecap yang kadang terlalu manis dan kurang baik untuk kesehatan. Bumbu penyedap mengandung MSG yang efek buruknya akan memperlambat fungsi otak, minyak maupun kecap manis yang terlalu berlebihan menimbulkan lemak jahat yang berisiko obesitas. Kandungan karbohidrat yang tinggi tanpa disertai kandungan gizi lainnya mengakibatkan indeks glikemik tubuh naik dan memompa insulin dalam jumlah besar. Alhasil si kecil akan mengantuk di sekolah dan tidak dapat menerima pelajaran dengan baik.

 

Baca Juga: Menu Sarapan Sehat Terbaik Untuk Dikonsumsi Keluarga

 

Mie Instan

Mudah dimasak tanpa makan waktu lama menjadikannya menu yang satu ini kerap disajikan Ibu saat sarapan. Menurut studi oleh Consumer Education and Research Society, mie instan mengandung sodium tinggi, monosodium glutamate (MSG) yang kurang baik untuk fungsi otak, hingga propylene glycol yang tak baik untuk jantung dan liver. Pritee Shah, General Manager dari CERS bahkan menambahkan bahwa saat ini banyak mie instan yang juga ditargetkan khusus untuk anak dengan mengklaimnya sehat padahal hal itu tidak benar seperti dikutip dari Situs Dailymail.

 

4. Makanan Beku

Berbagai jenis makanan beku seperti kentang goreng, nugget, karage hingga sosis kerap digoreng Ibu di pagi hari sebagai menu sarapan anak yang cepat. Padahal makanan ini sudah tak diragukan lagi kandungan bahan pengawetnya, belum lagi proses memasaknya dengan cara digoreng agar matang. Menurut Adhisti Pritalina, dokter umum dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, mengonsumsi makanan yang digoreng dapat memicu radang tenggorokan baik secara langsung atau perlahan karena mengiritasi lapisan mukosa tenggorokan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait