5 Trend Terbaru Senam Aerobic

Senam aerobic adalah olahraga yang sangat digemari di seluruh dunia, tak hanya oleh wanita, namun juga pria. Selain variasinya yang beragam dan menyehatkan, olahraga ini juga terkenal ampuh untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan. Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, pilihan senam aerobic semakin berkembang dengan berbagai variasi gerakan atupun alat pendukung yang digunakan. Berikut adalah beberapa trend senam aerobic yang bisa Ibu coba.

  • Zumba

Gambar 1. Zumba

Pertama kali diciptakan oleh seorang penari dan koreografer asal Colombia, Alberto Perez, di pertengahan tahun 1990, namun zumba sendiri baru menjadi trend di Indonesia sekitar 6 tahun terakhir. Olahraga ini diiringi oleh musik salsa yang penuh semangat dan menggabungkan beberapa jenis tarian seperti salsa, samba dan hip hop. Selain itu diselipkan juga beberapa gerakan seperti jumping jacks, squats dan lunges. Zumba sangat baik untuk melatih fleksibilitas, kekuatan otot dan juga stamina. Zumba juga membakar cukup banyak kalori sehingga populer sebagai senam aerobic menurunkan berat badan yang kekinian. Alasan lainnya mengapa zumba sangat digemari adalah energi yang tinggi dalam setiap kelasnya, dijamin Ibu pasti akan ikut bersemangat melakukannya.

 

  • Strong by Zumba

Gambar 2. Salah satu gerakan meninju dalam SBZ

Walaupun mengandung kata zumba di dalamnya, namun SBZ tidak sama, bahkan tidak ada unsur tarian zumba sedikitpun. Mungkin jika diibaratkan, SBZ seperti olahraga HIIT yang diiringi musik. SBZ berdurasi satu jam dan terbagi dalam 4 sequence, dimana intensitasnya semakin tinggi dalam setiap sequence-nya. Beberapa gerakan yang ada dalam SBZ adalah, push-ups, planks, burpees, squats dan dikombinasikan juga dengan beberapa gerakan boxing seperti menendang dan meninju.

 

  • Pound Fit

Gambar 3. Latihan Pound Fit di studio olahraga di Jakarta

Source: Instagram.com/saharsastudio

Satu lagi trend terbaru untuk mengolah fisik yang wajib Ibu coba. Pound Fit pertama kali diciptakan oleh Kirsten Potenza dan Cristina Peerenboom pada tahun 2011, namun baru mulai menjadi trend di Indonesia sekitar tahun 2016. Pound Fit adalah olahraga cardio yang menggabungkan yoga dan pilates. Uniknya, olahraga ini menggunakan stik yang dinamakan ripstix dan cara penggunaannya seperti bermain drum. Pound Fit tidak memiliki perbedaan level, namun disediakan gerakan modifikasi bagi orang-orang yang memiliki kendala, sehingga aman untuk diikuti oleh siapapun dan bisa digolongkan senam aerobic pemula.

 

  • HIIT

Gambar 4. Gerakan squats dalam latihan HIIT

HIIT adalah singkatan dari High-Intensity Interval Training. Dari namanya tentu Ibu sudah bisa menebak, olahraga ini memang berintensitas tinggi. Misalnya, melakukan kombinasi push-ups, squats dan sit-ups dengan reps sebanyak-banyaknya dalam 10 menit. Cukup intens bukan? Lalu mengapa HIIT menjadi favorit banyak orang? Karena HIIT terbukti ampuh untuk membakar kalori yang cukup tinggi dalam rentang waktu yang cukup pendek. Rata-rata HIIT hanya berdurasi dibawah 30 menit, namun hasilnya bisa menyaingi olahraga di gym selama 1 jam. 

 

  • Hip Hop Dance

Gambar 5. Latihan Hip hop Dance

Selain zumba, ada lagi yang berhubungan dengan musik dan tari, yaitu Hip hop dance. Tak perlu ragu mencobanya walaupun Ibu bukanlah seorang penari ulung, yang penting berusaha melakukannya dengan penuh semangat dan dengan intensitas tinggi. Percayalah, dengan mengikuti kelas hip hop dance, Ibu juga bisa membakar kalori setara dengan lari beberapa kilometer. Manfaat lainnya dari hip hop dance adalah untuk melatih mental. Ya, mengikuti gerakan dari instruktur dan melatih koordinasi tentu bukanlah hal yang mudah, namun dengan percaya diri yang tinggi Ibu tentu tetap dapat melakukan dan menikmati manfaatnya. 

Dari sekian pilihan senam aerobic diatas, manakah yang ingin ibu lakukan? Untuk menghindari cidera atau hal yang tidak diinginkan saat sedang melakukan senam aerobic, dianjurkan bagi ibu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait jenis senam aerobic yang bisa ibu lakukan sesuai dengan usia dan kesehatan terkini ibu. 

Share artikel ini:

Artikel Terkait