6 Zat Dalam Sampah yang Membahayakan Kesehatan

Sampah sudah menjadi sebuah permasalahan yang begitu kompleks dan besar. Tingkat pencemaran lingkungan akibat pengelolaan sampah yang buruk memunculkan berbagai permasalahan lingkungan seperti pemanasan global hingga skala lokal seperti banjir. Lebih dari itu, ternyata sampah yang menumpuk juga memiliki pengaruh besar pada kesehatan manusia, karena di dalam sampah terdapat zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Berikut ini adalah jenis-jenis zat dalam sampah yang berbahaya bagi kesehatan

 

Dioxin

Polutan berbahaya yang paling banyak dihasilkan saat pembakaran sampah ini dapat membahayakan kesehatan. Jika menghirup dioxin akan mengalami sesak napas, hingga memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sel dalam tubuh yang menyebabkan kanker pada sistem reproduksi, sistem kekebalan tubuh, dan sistem hormon.

 

Hexachlorobenzene
Salah satu racun lingkungan ini ini biasanya dikenal dengan nama HCB yang menyebabkan sampah berbau busuk. Semakin banyak jumlah HCB yang terhirup maka akan semakin berisiko mengidap penyakit kanker hingga kerusakan hati dan ginjal.


Klorin

Gas berbahaya ini biasanya berasal dari sampah plastik, khususnya jenis PVC yang sangat sulit terurai secara alami. Gas klorin bersifat racun karena amat reaktif dengan air yang terdapat di selaput lendir paru-paru dan mata, yang memicu iritasi pada mata dan paru-paru serta memicu korosi pada jaringan tubuh. Saat terpapar gas klorin, seseorang harus segera mencari pertolongan medis.

 

Petro-polymers

Sampah plastik merupakan sampah yang paling sering ditemui. Selain mencemarkan lingkungan karena membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai, sampah plastik juga sangat berbahaya, bahkan ketika sudah didaur ulang. Saat tertimbun, kandungan racun petro-polymers yang terdapat di dalam plastik akan ikut masuk ke dalam tanah dan air. Dalam jangka panjang, racun ini masuk dalam partikel-partikel kecil dan ikut ada dalam jalur rantai makanan manusia. Bisa dibayangkan, secara tak langsung manusia pun ikut menelan plastik juga.

 

Timbal

Tahukah Ibu, ternyata sampah elektronik mengandung ribuan material berbahaya, salah satunya adalah timbal. Komponen ini sangat berbahaya bagi perkembangan otak manusia. Pencemaran timbal sangatlah berbahaya. Sampah elektronik yang dibuang akan menghasilkan lindi, yakni cairan yang berasal dari dekomposisi sampah dan infiltrasi air eksternal dari hujan. Cairan yang sangat konduktif ini masuk ke dalam tanah dan menyebabkan pencemaran air tanah.

 

Arsenik

Selain timbal, zat berbahaya yang terdapat dalam sampah industri elektronik, adalah arsenik. Zat ini dapat menyebabkan keracunan yang ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi kelabu atau kehitaman, hingga gangguan fungsi hati, fungsi jantung, paru-paru, dan ginjal.

Share artikel ini:

Artikel Terkait