4 Permainan Asah Kemampuan Komunikasi Anak

Bermain Sambil Belajar, Komunikasi Anak Pun Lancar

Siapa tak pengin punya anak yang cakap berbicara? Interaksi antara Ibu dan sang buah hati bisa menjadi lebih seru dan menyenangkan. Lelah seusai bekerja tergantikan dengan momen ini.

Tapi, kecapakan itu tak serta-merta datang, lho. Ibu harus rutin merangsang kemampuan berbicara mereka. Semakin sering dilatih, makin cakap pula si kecil berkomunikasi.

Lalu, bagaimana cara mendidik anak biar cakap berbicara, sih? Tak sulit, kok. Ibu bisa mendidik anak sembari bermain. Sang buah hati pun tak bosan.

Berikut empat permainan yang dapat mendidik kecakapan berkomunikasi anak:

20 Pertanyaan
Siapkan 20 pertanyaan ringan yang kira-kira diketahui si kecil. Tapi, usahakan pertanyaan itu tidak berujung pada jawaban "iya" atau "tidak". Si kecil harus memberikan alasan singkat. Ibu bisa bertanya, seperti: 'kenapa gajah bertubuh besar?' atau 'kenapa jerapah bisa memakan dedaunan di pohon yang tinggi?".

Pilih Pemimpin
Permainan ini dilakukan secara berkelompok. Salah seorang anak berperan sebagai pemimpin, yang dipilih oleh anak-anak lainnya. Lantas, mintalah mereka membentuk lingkaran. Anak yang menjadi pemimpin berada di tengah lingkaran dan minta ia melakukan suatu gerakan. Anak-anak yang lain harus menirukan gerakan itu.

Selanjutnya, minta sang pemimpin untuk berkeliling dan memberikan sebuah isyarat, misalnya mengedipkan mata, kepada salah satu anak. Nah, anak yang mendapat isyarat akan menjadi pemimpin yang baru dan harus memberikan gerakan untuk diikuti anak-anak lainnya. Tujuan permainan ini adalah merangsang kemampuan non-verbal anak, yang berguna untuk kepekaan mereka saat berkomunikasi.

Kelompok Komunikasi
Permainan ini tak jauh berbeda dengan permainan sebelumnya. Anak-anak harus berkelompok, memilih salah seorang pemimpin, dan pemimpin membuat sebuah gerakan. Bedanya, dalam permainan ini, anak-anak harus menjelaskan dan menjawab apa yang diperagakan sang pemimpin. Misalnya, untuk pertanyaan kodok, anak yang memberikan contoh bisa melompat atau mengemban-kempiskan rongga mulutnya. Bagi anak yang menjawab dengan benar, selanjutnya bisa memberikan tebakan.

Deskripsi Gambar
Ibu bisa melakukan permainan ini di rumah. Caranya pun mudah. Sediakan sebuah gambar dan minta si kecil untuk menjelaskan apa yang ia lihat di dalam gambar. Misalnya untuk gambar seekor harimau, minta ia menjelaskan warna, bentuk, atau jumlah kaki.

Nah, tak sulit, kan? Yuk, didik si kecil sembari bermain.

Share artikel ini:

Artikel Terkait