@shutterstock

Aktif Bergerak Tunjang Kesehatan Anak

Datangnya teknologi yang demikian pesat secara tidak langsung telah mempengaruhi pola kehidupan anak-anak. Sebut saja tablet dan ponsel pintar yang semakin banyak beredar. Mulanya teknologi ini banyak memberikan manfaat seperti dapat mengenalkannya dengan kemajuan teknologi sejak dini. Namun, lambat laun teknologi telah memberikan dampak tersendiri kalau Anda mengenalkannya terlalu awal. Anak-anak lebih malas untuk beraktivitas dan lebih memilih untuk menghabiskan seharian waktunya dengan memandangi gadget di rumah.

Menyikapi hal ini ada baiknya segera mengajak si kecil agar kembali giat beraktivitas. Sebab, selain bakal membuat mereka lebih sehat, juga akan memperkuat daya tahan tubuhnya agar tidak mudah sakit. Biar si kecil lebih mudah untuk berolahraga, simak tipsnya berikut ini.

Berikan contoh langsung
Anak-anak akan lebih mudah melakukan berbagai hal jika dia mendapatkan contoh langsung. Jangan hanya sebatas mengarahkannya saja, sementara Anda enak-enakkan memegang smartphone atau menonton TV. Praktikkan langsung kepadanya. Ambillah gadget miliknya dan ajaklah untuk lari mengitari jogging track atau bersepeda bersama. Menurut Departemen Kesehatan New South Wales, Australia, rutin bergerak akan membuat tulang si kecil lebih sehat dan daya pikirnya lebih kuat.

Bergerak tidak selalu olahraga
Ingat, aktivitas fisik bukan hanya olahraga saja. Menari, membersihkan rumah, mencuci mobil hingga membeli barang kebutuhan rumah tangga di toko terdekat juga menjadi aktivitas fisik yang dapat Anda libatkan ke si kecil. Hal-hal sederhana seperti itu akan membuatnya jauh lebih sehat daripada hanya duduk saja seharian di depan TV sambil bermain gadget-nya.

Ajak jalan ke luar
Jika Anda sedang memiliki waktu yang luang, tak ada salahnya untuk mengajak si kecil jalan-jalan. Anda bisa mengajaknya pergi ke kebun atau menelusuri sungai yang ada di taman kompleks rumah. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga akan membuat si kecil lebih sehat dan tidak malas untuk jalan kaki. Sebaliknya, jangan terlalu sering mengajak si kecil naik kendaraan bermotor untuk menempuh jarak yang tak terlalu jauh. Hal ini hanya akan  membuatnya manja dan malas jalan kaki hingga dewasa.

Jangan lupa untuk mengatur jadwal si kecil di rumah. Berikan dia kesibukan yang dapat mengasah kemampuan berpikir dan kreativitasnya. Misalnya saja, berkebun dan membantu Anda memasak di dapur. Dengan begitu, perhatian si kecil pada gadget bisa teralihkan dan Anda bisa memulai program hidup sehatnya. Tentunya dengan lebih aktif mengajak si kecil bergerak. Selamat mencoba.

Share artikel ini:

Artikel Terkait