Apakah Cuci Tangan dengan Hand Sanitizer Efektif Membunuh Kuman?

Mencuci tangan merupakan langkah paling penting untuk mengurangi penyebaran penyakit. Namun sayangnya, tidak di semua tempat terdapat sabun dan air yang mengalir untuk mencuci tangan. Namun hal tersebut tidak menjadi alasan untuk tidak mencuci tangan. Dalam keadaan darurat, hand sanitizer bisa menjadi solusi untuk memberantas kuman di tangan. Tetapi, apakah cuci tangan dengan hand sanitizer efektif membunuh kuman?

Hand sanitizer pada umumnya mengandung alkohol jenis ethyl alcohol yang berfungsi sebagai antiseptik. Uji klinis memang membuktikan bahwa jumlah kuman yang berkurang jika mencuci tangan dengan cairan alkohol hampir sama banyaknya dengan cuci tangan menggunakan sabun. Namun, hand sanitizer tidak bisa menggantikan peran air dan sabun dalam membasmi kuman pada tangan, karena hand sanitizer tidak bisa membersihkan semua mikroorganisme berbahaya yang ada di tangan.

Bagaimana dengan hand sanitizer yang mengandung antibiotik ringan seperti triclosan? Apakah memang lebih baik daripada hand sanitizer biasa? Dr Anna Bowen, seorang ahli epidemiologi medis dari The Centers for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat, mengatakan bahwa produk hand sanitizer yang mengandung triclosan tetap saja tidak bisa membersihkan dengan maksimal dan memberikan perlindungan penyakit secara optimal, seperti mencuci dengan sabun dan air.

Hal tersebut juga diperkuat oleh pernyataan Allison Aiello, professor epidemiologi dari University of Michigan, Amerika Serikat yang mengatakan bahwa virus dan bakteri hidup yang tersisa kibat cuci tangan yang tidak optimal, justru dapat menjadi resisten terhadap antibiotik. Jika memang harus menggunakan hand sanitizer karena ketiadaan air, lebih baik pilihlah yang mengandung alkohol minimal 60%.

Penggunaan hand sanitizer diperbolehkan untuk membersihkan tangan, namun dengan catatan tangan tidak dalam keadaan sangat kotor dan berminyak. Hand sanitizer tidak efektif dalam membersihkan kondisi tangan yang sangat terkontaminasi. Jika tangan sangat kotor, haruslah dicuci dengan cara yang biasa, yakni dengan air dan sabun, bukan dengan hand sanitizer saja.

Menurut Centers for Disease Control di Amerika Serikat, mencuci tangan dengan air dan sabun adalah cara terbaik untuk memutuskan rantai penularan penyakit. Tentunya cara mencuci tangannya pun haruslah benar, yakni dengan menggunakan sabun di bawah air mengalir selama 40 detik hingga 1 menit. Dengan cuci tangan yang benar, proses penyebaran kuman patogen ke dalam tubuh pun akan terputus.

Kesimpulannya, hand sanitizer memang bisa membunuh kuman, namun tidak bisa membersihkan semua mikroorganisme berbahaya yang ada di tangan. Penggunaan hand sanitizer diperbolehkan untuk membersihkan tangan yang tidak terlihat kotor . Namun, mencuci tangan dengan air dan sabun lebih diutamakan dalam kondisi apapun. Utamakanlah mencuci tangan menggunakan sabun di bawah air mengalir dengan waktu dan teknik yang benar.

Share artikel ini:

Artikel Terkait