@shutterstock

Asyik! Ayo Kita Berenang di Kolam Umum

Musim panas begini paling asyik mengajak anak berenang di kolam umum. Berenang merupakan aktivitas yang disukai anak-anak. Selain bikin badan terasa sejuk, si kecil dapat berolahraga dan bersenang-senang di waktu yang bersamaan.

Sebagai orangtua, sudah menjadi kewajiban untuk menyenangkan anak, tanpa melupakan aspek kesehatannya. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk tetap menjaga kesehatan buah hati, ketika berada di kolam umum.

Fokus dalam mengawasi
Letakkan dulu smartphone Anda untuk sejenak. Walaupun si kecil sudah menggunakan bantuan ban atau alat untuk membuatnya mengapung, kemungkinan untuk tenggelam selalu ada.

Cek suhu kolam renang
Menurut situs Kidshealth, suhu air kolam renang yang terlalu dingin membuat anak merasa tidak nyaman dan menyebabkan otot tubuh menjadi kram. Mintalah anak melakukan pemanasan dan masuk ke kolam renang dengan perlahan, agar tubuh tidak kaget dengan perbedaan suhu. Jika anak terlihat gemetar walau baru memasuki kolam renang, angkat si kecil sesegera mungkin.

Menggunakan kacamata renang
Kolam renang umum biasanya mengandung kadar klorin yang tinggi untuk membunuh kuman penyakit yang ada di dalamnya. Jika mengenai mata anak-anak, dapat menyebabkan rasa perih dan mata merah. Untuk mencegahnya, situs Mayoclinic merekomendasikan penggunaan kacamata renang setiap kali si kecil masuk ke dalam kolam. Jika sudah terlanjur mengalami mata merah, Anda bisa meringankan rasa perih dengan menggunakan obat tetes mata.

Jangan lupakan tabir surya
Berenang bisa membuat kulit si kecil menjadi belang dan perih jika disentuh. Ups, itu gejala kulit anak terbakar sinar matahari. Oleskan waterproof sunscreen sebelum si kecil memasuki kolam renang dan ulangi pemakaiannya tiap beberapa jam sekali.

Ingatkan untuk meminum air putih
Walau berenang tidak menyebabkan tubuh berkeringat seperti aktivitas fisik lainnya, dehidrasi tetap bisa dialami, terutama di hari yang panas dan terik. Ingatkan si kecil untuk meminum air putih agar terhindar dari risiko dehidrasi. Ajarkan anak-anak untuk tidak meminum air kolam renang. Menurut dokter anak Thomas Boyce, M.D. air kolam renang tidak hanya mengandung klorin, tapi juga bakteri penyebab penyakit diare.

Segera mandi setelah berenang
Thomas menyarankan untuk memandikan anak setelah selesai berenang, untuk menghilangkan klorin dan bakteri yang melekat di tubuh maupun rambut si kecil. Gunakan sabun dan sampo untuk membersihkan tubuh si kecil lalu bilas hingga bersih. Keringkan dengan handuk, lalu oleskan pelembap pada kulit anak agar tidak menjadi kering dan bersisik.

Bersenang-senang di kolam renang bukan berarti tidak menjaga kesehatan buah hati ya. Selamat berenang!

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait