Cara Sehat Gunakan Minyak Zaitun

Dalam dunia kuliner, minyak zaitun menjadi salah satu bahan yang sering digunakan untuk menunjang kelezatan masakan. Selain memiliki aroma yang khas, minyak zaitun juga terkenal memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Meski harganya relatif mahal, tetapi minyak zaitun selalu menjadi primadona banyak juru koki masak untuk menghidangkan menu lezat yang spesial. Beberapa negara penghasil minyak zaitun terbaik, antara lain Italia, Spanyol, Perancis, Yunani dan juga Amerika Serikat.

Minyak zaitun dimanfaatkan dari buah zaitun yang diperas. Dalam sekali proses, buah zaitun bisa menghasilkan 75-82 persen minyak. Selanjutnya, minyak ini diolah dan dibedakan berdasarkan tingkat kualitasnya. Minyak hasil pemerasan pertama sekaligus yang memiliki kualitas terbaik disebut sebagai extra-virgin. Minyak ini memiliki ciri berwarna kuning keemasan hingga hijau. Fungsi extra-virgin ini sendiri paling baik digunakan untuk campuran salad atau pendamping roti atau biskuit.

Hal yang penting dari penggunaan extra-virgin ini adalah tidak digunakan untuk memasak langsung. Maksimalkan penggunaannya hanya untuk salad atau tambahan hidangan yang sudah siap untuk disajikan. Memanaskan minyak zaitun seperti extra-virgin ini, akan membuat rasa aslinya hilang. Selain itu, aroma khas dari minyak ini akan hilang bilamana Anda memanaskannya langsung di atas bara api.

Jenis kedua dari minyak zaitun adalah virgin olive oil. Minyak ini menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang ingin menikmati minyak zaitun dengan harga terjangkau. Tidak jauh beda dengan extra-virgin, minyak ini juga dapat Anda gunakan untuk campuran salad atau makanan lainya. Aturan yang sama juga berlaku pada virgin olive oil, yaitu tidak cocok untuk dibuat masak sembari dipanaskan di atas bara api kompor.

Hasil pengolahan perasan buah zaitun yang terakhir akan diubah menjadi olive oil. Inilah jenis minyak zaitun yang paling banyak beredar di pasaran. Dari segi kualitas, minyak ini tentu tak sebaik extra-virgin maupun virgin olive oil. Sebab, dalam prosesnya olive oil bukanlah minyak zaitun murni, melainkan hasil campuran bahan pengencer dan campuran beberapa virgin oil. Beda kualitas, beda pula penggunaannya.

Olive oil bisa Anda manfaatkan untuk menggoreng maupun menumis, karena minyak ini bisa mempertahankan aroma dan rasanya dalam suhu panas yang tinggi. Meski memiliki banyak varian, namun dalam satu sendok makan, semua jenis minyak zaitun akan menyumbang 120 kalori. Sehingga, bila penggunaan tidak dikontrol dengan baik, tubuh akan mengalami asupan kalori yang berlebihan. Demi kesehatan, bijak dalam memanfaatkan minyak zaitun ini ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait