Efek Gatal Makan Talas Bisa Dihilangkan Lho!

Setiap hari Anda dan keluarga memulai hari dengan makan nasi atau roti sebelum beraktivitas. Kedua makanan ini menjadi sumber karbohidrat yang sangat baik untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Orang menganggap makanan ini sumber karbohidrat satu-satunya. Padahal, masih banyak sumber yang lain dan tak kalah bergizi tinggi seperti talas misalnya.

Selain karbohidrat, talas juga mengandung protein, vitamin dan mineral yang sangat berguna bagi tubuh. Selain itu, talas juga mengandung serat yang sangat penting untuk memaksimalkan pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh. Talas juga banyak mengandung kalsium oksalat. Zat inilah yang membuat beberapa orang yang memakannya menjadi gatal-gatal.

Kalsium oksalat berbentuk seperti jarum dan bersifat tak larut dalam air, sehingga sering tersisa manakala Anda memasaknya kurang sempurna. Untuk mengatasinya, lakukan proses pemasakan yang benar hingga membuat talas ini benar-benar matang dan Anda tak menjadi gatal.

Selain itu, beberapa orang juga sering buang angin usai memakan talas ini. Sebagai sumber karbohidrat, talas mengandung zat khusus yang disebut sebagai rafinosa. Zat ini tak dapat dicerna dalam usus halus dan akan langsung masuk dalam usus besar. Rafinosa akan mengalami proses fermentasi hingga menimbulkan gas yang berlebihan. Akibatnya, Anda akan lebih mudah untuk buang angin.

Gatal dan mudah buang angin bukanlah hambatan yang besar untuk menikmati makanan yang kaya gizi ini. Lewat pengolahan yang tepat, rafinosa yang ada dalam talas bisa dikurangi jumlahnya.

Anda bisa membuat talas goreng, kukus hingga rebus. Kreasikan ide-ide kreatif Anda dalam membuat olahan. Sedikit saja berkreasi, talas yang awalnya makanan biasa  dapat menjelma menjadi sajian yang istimewa. Terlebih lagi, Anda tak perlu khawatir lagi mengalami gatal maupun buang angin sembarangan usai memakannya. Selamat mencoba ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait