@shutterstock

Gunakan Madu Untuk Pemanis Makanan, Bisa!

Masih ragu untuk menggantikan gula dari menu makanan Anda? Madu bisa jadi solusinya. Madu tidak akan mengubah rasa manis pada makanan, ia malah akan membuatnya terasa lebih manis. Di sisi lain, madu juga memiliki nilai nutrisi yang lebih tinggi dari gula.

Madu mengandung sekitar 5 kalori lebih banyak dari pada gula. Proses pembuatan madu murni tidak memerlukan banyak campuran bahan lain seperti yang terjadi pada gula pasir. Madu hanya dipanen dari sarang lebah yang kemudian disaring dan dibersihkan dari kotoran lainnya. Tidak seperti gula olahan, madu mengandung vitamin B, fosfor, kalium, zinc dan enzim.

Ketika minum teh, gantilah gula dengan madu. Selain teh, Anda juga bisa menambahkan madu ke dalam susu atau jus buah favorit si kecil. Gula memiliki efek yang buruk bagi kesehatan si kecil, jadi madu merupakan pilihan yang tepat sebagai pemanis minuman si kecil.

Madu juga bisa digunakan sebagi pengganti gula dalam resep kue. Dalam resep disebutkan bahwa Anda harus menambahkan satu cangkir gula sebagi pemanis, gantilah dengan madu. Gunakan ¾ cangkir madu dan kurangi jumlah air dalam resep hingga ¼ cangkir.

Pancake tidak lengkap rasanya jika tidak ditambahi taburan gula halus dan sirup maple di atasnya. Ganti taburan gula halus dengan siraman madu dan tambahan ceri. Pasti akan terasa lebih lezat.

Madu yang sedikit asam bisa meningkatakan tingkat kematangan makanan ketika dipanggang. Dalam buku “Memahami Prinsip Makanan dan Persiapan”, penulis Amy Brown menyarankan untuk menambahkan 1/8 sendok teh baking soda dan mengurangi suhu oven sekitar 25 derajat Celcius untuk mencegah kematangan makanan yang terlalu cokelat ketika di panggang.

Di sisi lain, madu sangat tidak dianjurkan untuk anak dengan usia di bawah satu tahun. Madu memiliki sejumlah kecil Costoidium botulinum atau bakteri beracun yang tidak baik untuk kesehatan buah hati Anda.

Share artikel ini:

Artikel Terkait