Hidangan Tradisional Kaya Kalsium

Menjaga kesehatan tulang diawali dari pola makan yang benar dengan menu seimbang. Tidak harus berupa hidangan mahal, banyak hidangan tradisional yang dibuat dari bahan sederhana namun kaya akan kalsium.

Hidangan tradisional banyak sekali ragamnya. Mulai dari lauk hewani, lauk nabati, sayur, sup hingga camilan. Jika kita cermati, banyak resep hidangan tradisional yang kaya akan kalsium.

Membuat hidangan kaya kalsium juga tidak harus menggunakan bahan-bahan yang mahal. Asal pintar memilih dan memadu-padankan bahan, akan tercipta menu sehat kaya kalsium.

Diperlukan bekal pengetahuan gizi yang cukup sebelum menyusun menu seimbang yang kaya kalsium. Hampir semua bahan pangan mengandung kalsium namun dengan kadar yang berbeda-beda. Misalnya dari golongan sayuran, daun kelor, daun sawi, bayam, daun pepaya dan tauge merupakan sayuran yang tinggi kandungan kalsiumnya. Untuk produk hewani, ikan teri, daging sapi, telur, susu sapi, keju dan yoghurt merupakan sumber kalsium yang baik. Beberapa jenis kacang-kacangan dan hasil olahannya juga kaya akan kalsium, seperti kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, tahu dan tempe. Meskipun tidak terlalu tinggi kandungan kalsiumnya, beberapa jenis buah mengandung kalsium yang cukup berarti, seperti buah srikaya, salak, nanas, pisang ambon dan jeruk manis.

Pedoman Menyusun Menu
Agar terhindar dari kebosanan serta meningkatkan nafsu makan dalam menyantap menu keluarga. Para ibu harus memperhatikan beberapa syarat menyusun menu sebagai berikut:

  • Hindari Pengulangan Bahan. Di dalam menyusun menu satu hari sebaiknya menghindari pengulangan bahan. Penggunaan bahan yang berulang akan membuat kita bosan menyantap makanan dengan bahan yang sama.
  • Menghindari Pengulangan Warna. Dalam satu menu sebaiknya menghindari pengulangan warna, agar ragam hidangan terlihat lebih menarik dan menggugah selera.
  • Menghindari Pengulangan Rasa. Di dalam satu set menu, sebaiknya tidak terjadi pengulangan rasa. Misalnya, jika sudah ada lauk semur tempe yang bercita rasa manis jangan menggabungnya dengan telur masak kecap karena dari sisi warna dan rasa hampir mirip.
  • Menghindari Pengulangan Tekstur. Pengulangan tekstur sebaiknya dihindari, misalnya jika sudah ada lauk sup yang berkuah, lauk yang lain sebaiknya bertekstur kering atau tidak berkuah.
  • Menghindari Pengulangan Teknik Pengolahan. Hidangan sebaiknya jangan mengulangi teknik pengolahan. Contohnya, jika sudah ada lauk ayam goreng, sebaiknya lauk yang lain menggunakan teknik memasak di tumis atau dipanggang.
  • Menu sebaiknya disusun untuk sepuluh hari agar menu tidak berulang di hari yang sama. Lakukan rotasi masakan agar tidak jenuh dengan susunan menu yang sama.

Setelah mengetahui beragam bahan pangan yang kaya kalsium, pedoman menyusun menu yang baik. Langkah selanjutnya adalah menyusun menu untuk satu hari dengan pola menu seimbang dan kaya kalsium. Berikut ini contohnya:

Makan Pagi

  • Bubur Susu Kacang Hijau

Snack Siang

  • Puding Stroberi

Makan Siang

  • Sayur Bening Daun Kelor
  • Tumis Tahu Taoge
  • Semur Sapi Kacang Merah
  • Melon

Snack Sore

  • Kroket Isi Keju

Makan Malam

  • Tumis Sapi Brokoli
  • Tempe Masak Kecap
  • Ayam Goreng Kremes
  • Jeruk Manis

Share artikel ini:

Artikel Terkait