©shutterstock

Hiiih Lalat! Tutup Selalu Piring dan Gelasmu

Di mana ada makanan, di situ pasti ada lalat. Hii.. serangga yang satu ini sedikit menjijikkan karena suka sekali hinggap di tempat-tempat kotor. Jika Anda memiliki makanan terbuka, segera tutup serapat mungkin agar tidak dikerubungi karena kalau sampai hal itu terjadi, And bisa mengalami berbagai macam penyakit. Apa saja ya penyakit yang disebabkan lalat?

Sebelumnya, mari belajar tentang siklus hidup lalat. Seekor lalat betina dewasa bisa menghasilkan hingga 120 telur pada satu waktu. Seumur hidupnya, lalat bisa bertelur hingga 5 kali. Telur-telur tadi akan menetas dan berubah menjadi larva. Nah, sebagian orang menganggap kalau larva lebih menjijikkan daripada lalat dewasa. Padahal mereka sama saja. Jika sampai masuk ke dalam tubuh keduanya bisa mengganggu kesehatan. Belatung-belatung tadi akan menggali tempat untuk membungkus dirinya menjadi pupa hingga akhirnya berubah menjadi lalat dewasa.

Serangga-serangga ini bisa hidup sekitar 2-3 minggu, tergantung pada udara saat itu. Namun, meskipun siklus hidupnya singkat, Anda tidak boleh meremehkan lalat karena ada beberapa penyakit serius yang bisa ditimbulkan oleh lalat. Berikut di antaranya.

Demam Tifoid

Gejala yang ditimbulkan penyakit ini adalah suhu tubuh naik hingga 40 derajat celcius, nafsu makan hilang, kepala pening, hingga sakit perut. Terkadang muncul ruam berwarna merah muda di kulit. Situs ezinearticles menjelaskan, bahwa untuk mengatasi masalah ini Anda harus segera pergi ke dokter untuk mendapatkan antibiotik. Setelah melakukan pengobatan, gejala akan berhenti dalam beberapa hari. Jangan remehkan penyakit yang satu ini ya karena jika dibiarkan saja akan berakibat fatal.

Kolera

Gejala: diare yang tidak kunjung berhenti dan mengandung bintik-bintik putih serta lendir. Perut sakit, mulut kering dan lengket, mata cekung, urine  berwarna pekat, kulit kering, mual, dan sering muntah-muntah.

Cara mengobati: Ketika Anda atau si kecil mengalami gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Minumlah banyak air segar yang dicampur sejumlah kecil garam dan gula. Cara ini akan membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

Keracunan makanan

Lalat adalah binatang yang kotor. Ia hinggap di mana saja dan berpindah-pindah, sehingga banyak bakteri yang menempel di tubuhnya. Ketika lalat hinggap di makanan Anda, berarti lalat telah menanamkan bakteri berbahaya yang bisa membuat makanan tadi mengandung racun. Jika melihat ada makanan yang dikerubungi lalat, jangan pernah menyentuhnya karena sudah dipastikan jika makanan tersebut berbahaya bagi tubuh.

Hiih.. menyeramkan ya? Segera tutupi makanan Anda dan simpan di tempat bersih yang jauh dari gangguan lalat. Semoga informasinya bisa membantu ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait