Ingin Berat Badan Turun? Jangan Lakukan Hal Ini Pasca Senam

Apakah Ibu sering merasa heran, meskipun sudah rutin berolahraga atau senam di pusat kebugaran namun berat badan juga tak kunjung turun bahkan malah naik? Tenang Ibu tak sendiri, karena hal ini juga banyak menjadi dialami orang lain dan ternyata juga telah menjadi pertanyaan serta tema yang sering dibahas oleh berbagai penelitian.

Seperti penelitian yang dilakukan oleh The Journal of Strength & Conditioning Research dan Journal of Science & Medicine in Sport yang menemukan bahwa masih banyak wanita yang rutin berolahraga namun tak kunjung sukses menurunkan berat badan. Hal itu dikarenakan kebanyakan wanita tersebut menggantikan rasa lapar pasca senam dengan makan sepuasnya, bahkan lebih banyak dari sebelumnya. Jadi apa saja pantangan yang harus dihindari pasca senam atau berolahraga, agar berat badan Ibu dapat turun dengan signifikan?

 

1. Minum Smoothies

Memang tidak ada salahnya Ibu minum smoothies setelah berolahraga. Minuman buah yang manis ini memang menyegarkan. Sayangnya minuman tinggi gula ini tak memiliki zat gizi seimbang antara karbohidrat dan protein untuk menggantikan energi yang terbuang setelah berolahraga, namun justru malah membuat tubuh memproduksi insulin lebih banyak, karena tubuh dikejutkan dengan masuknya gula dalam jumlah besar. Alhasil asupan tersebut disimpan sebagai lemak dalam tubuh.

 

2. Menahan lapar

Selesai senam pastinya Ibu merasa lebih segar, bugar dan mengeluarkan banyak keringat. Timbangan pun menujukkan bobot berkurang. Ternyata berat yang terlihat turun tersebut diakibatkan karena air dalam tubuh dikeluarkan lewat keringat. Perlu Ibu ketahui setelah berolahraga, tubuh butuh asupan kalori baru untuk menyeimbangkan tingkat gula darah, jadi jangan menahan lapar atau menunda makan ya Bu. Menurut Nancy Clark, R.D, ahli nutrisi dan penulis buku Clark’s Sports Nutrition Guidebook, waktu makan yang baik setelah olahraga adalah 30 menit setelahnya. Agar berat badan tidak cepat naik, konsumsilah susu, buah segar, telur atau yogurt tanpa lemak dengan campuran kacang,.

 

3. Makan Sembarangan

Setiap studi menemukan hal yang berbeda, begitupula yang diungkapkan oleh para peneliti dari Colombia University. Makan pasca olahraga boleh-boleh saja, tapi makanlah makanan yang tepat. Saat ibu berolahraga, kalori pun terbakar dalam jumlah besar. Jadi untuk menggantikan zat gizi yang terbakar, Berikan asupan karbohidrat sehat seperti gandum utuh, buah maupun sayur segar untuk mengembalikan energi. Jangan tergiur dengan camilan, seperti kue, martabak atau gorengan yang dibawa teman-teman senam ya, Bu.

 

4. Minuman Berenergi

Senam menggunakan banyak gerakan dinamis yang mengaktifkan fungsi kardiovaskular. Tubuh Ibu yang  mengalami dehidrasi pun memerlukan cairan pengganti yang tepat, dan biasanya pilihan jatuh kepada minuman olahraga yang tinggi akan kandungan gula dan elektrolit. Sebaiknya hindari mengonsumsi minuman berenergi tersebut, karena zat buatan dan bahan pengawet yang terkandung di dalamnya bisa membahayakan tubuh.

 

5. Kalap Protein

Protein dalam putih telur memang baik untuk pertumbuhan otot namun bukan berarti Ibu bisa mengonsumsinya dalam jumlah tinggi ya bu. Hal ini dikarenakan protein yang tak terpakai akan disimpan tubuh sebagai lemak dan tidak baik untuk kesehatan kulit, yang ditandai dengan timbulnya jerawat atau bisul. Konsumsilah protein dengan kombinasi karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dan serat.

Share artikel ini:

Artikel Terkait