Ini Penyebab Perut Buncit yang Anda Sepelekan

Tahukah Ibu, seiring bertambahnya usia, lingkar perut seseorang cenderung membesar karena gaya hidup yang dijalani. Hal yang terlihat dari perut yang membuncit menurut studi yang dilakukan oleh Mayo Clinic. Tentu hal ini selain mengurangi kepercayaan diri, juga berbahaya bagi kesehatan jantung.

Berbagai usaha pun dilakukan seperti diet, menjadi vegetarian, hingga mendaftar di klub kebugaran dan mengikuti berbagai kelas. Semua usaha ini akan sia-sia jika masih memiliki kebiasaan yang tidak disadari membuat perut menjadi buncit. Apa sajakah itu? Berikut yang dipaparkan oleh Michael Jensen, MD, peneliti obesitas dan ahli pencernaan dari Mayo Clinic.

 

1. Makan Terlalu Cepat

Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk mengunyah makanan yang benar setidaknya 30 kali kunyah sekali suap. Hal ini berguna untuk mempermudah kinerja usus mencerna dan mencegah pembentukan gas yang terjebak di usus. Studi pun menunjukkan makan yang berkualitas umumnya berlangsung selama 30 menit dan jika dikunyah dengan benar, maka keinginan untuk makan lebih banyak pun berkurang.

 

2. Melewatkan jam makan

Ibu, melewatkan salah satu jam makan seperti sarapan, siang, atau malam tanpa disadari akan menumpuk rasa lapar yang ekstrem. Dan bahayanya adalah jika Ibu kemudian makan, maka porsinya pun berlebihan karena terlalu bernafsu. Efek ini timbul akibat 'menimbun' rasa lapar. "Kita harus mengatur jam makan tubuh dengan mengonsumsi porsi kecil setiap 2-3 jam untuk menjaga tingkat metabolisme," tambah Jivesh Shetty, ahli gizi dari situs India Times.

 

3. Terlalu banyak minum alkohol

Konsumsi alkohol dalam jumlah banyak tidak baik efeknya jika ingin menjaga berat badan ideal. Selain mengandung kalori yang sangat tinggi, ia juga menimbulkan rasa lapar yang berlebihan pasca mengonsumsinya.

 

Baca Juga: Tanaman Herbal dan Khasiatnya Bagi Kesehatan Perut

 

4. Tidak Membaca Label Nutrisi

Setiap makanan kemasan sekarang sudah menyertakan label nutrisi. Anda pun lebih mudah dalam memahami apa saja yang terkandung di dalamnya. Demikian pula dengan takaran masing-masing nutrisi yang tersaji, juga dapat diamati dalam label nutrisi. Hal ini meliputi porsi sajian, kalori hingga kandungan nutrisi.

 

5. Pantang lemak

Lemak ada yang baik dan juga jahat, ketahuilah perbedaannya. Sebagai contoh, konsumsi kacang-kacangan dan minyak sehat seperti bunga matahari atau minyak zaitun. Menghindari produk lemak secara total sebenarnya tidak akan memberi manfaat bagi tubuh. Jika Anda mengonsumsi satu-seperempat alpukat dalam menu salad, lemak di sekitar perut justru akan menyusut.

Share artikel ini:

Artikel Terkait