Inilah yang Terjadi Dalam Tubuh Jika Anda Melewatkan Sarapan

Sarapan pagi sangat penting untuk sebagai mengisi energi dalam beraktivitas seharian dan juga memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan. Namun seringkali saat pagi hari, Anda terlalu sibuk atau terkadang bangun kesiangan yang membuat Anda melewatkan waktu sarapan.

Padahal tahukah Anda bahwa melewatkan sarapan bisa membawa beberapa dampak buruk untuk kesehatan tubuh. Perlu Anda ketahui, inilah yang akan dialami oleh tubuh jika Anda melewatkan sarapan.

 

Sistem Metabolisme Tubuh Terganggu

Melewatkan sarapan bisa memperlambat kerja sistem metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh berfungsi untuk membantu membakar kalori lebih cepat. Ketika otak mengirim sinyal lapar, tubuh Anda butuh sumber energi baru. Metabolisme tubuh mulai mengubah lemak menjadi energi. Seiring dengan berjalannya waktu, tubuh mengalami kekurangan lemak, sekaligus mengurangi jaringan otot, sehingga Anda pun akan mudah merasa lelah.

Namun ketika Anda mempunyai pola makan yang teratur, maka sistem metabolisme bisa berjalan dengan lancar, sebab Anda memiliki energi untuk dibakar. Hasilnya, Anda pun akan merasa lebih berenergi dan daya konsentrasi pun meningkat.

 

Kadar Gula Darah Menurun
Dengan melewatkan sarapan, maka tubuh tidak memiliki asupan zat gizi untuk mendapatkan energi. Akibatnya, kadar gula darah Anda turun dan tubuh mengalami kekurangan energi.

Glukosa sangat diperlukan oleh semua organ tubuh dan kinerja otak agar bisa berfungsi secara optimal. Namun jika melewatkan sarapan, justru pengelolaan glukosa oleh tubuh pun akan berjalan tidak efisien, sehingga kemampuan untuk mengubah gula menjadi energi berkurang, seperti yang diungkapkan oleh studi yang dilakukan oleh Daniela Jakubowicz dari Tel Aviv University, Israel.

 

Baca Juga: Inilah Akibat Jika Jarang Sarapan Pagi

 

Terjadi Perubahan Hormonal

Perut kosong pada pagi hari akan menghancurkan keseimbangan hormon dalam tubuh. Perubahan hormonal ini bisa meningkatkan produksi hormon kortisol. Hormon ini merupakan salah satu pemicu utama penyebab stres. Hormon kortisol secara alami diproduksi di kelenjar adrenal yang berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mengontol metabolisme tubuh. Oleh karena itu jika keseimbangan hormon kortisol terganggu, akan memicu timbulnya stres yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah dan gula darah, obesitas, serta timbulnya jerawat. Jadi, jika ingin hari berjalan baik tanpa stres, jangan lupakan sarapan ya.

Tak hanya memicu hormon stres, Daniela Jakubowicz juga mengungkapkan bahaya melewatkan sarapan bisa mengganggu keseimbangan hormon insulin yang mengatur kadar glukosa, akibat pankreas yang kesulitan menghasilkan jumlah insulin yang tepat untuk mengontrol darah. Maka dari itu, tak menutup kemungkinan terjadi adanya perkembangan penyakit diabetes di kemudian hari.

 

Tubuh akan menimbun lemak di bagian tubuh yang tidak diinginkan

Sarapan, berguna untuk mengembalikan energi yang hilang setelah semalaman berpuasa. Karena saat semalaman tidur, Anda tidak makan serta minum sekitar delapan jam. Jika terlewatkan hingga siang hari, tubuh akan 'bingung' dan menganggap kalau Anda kelaparan. Akibatnya, tubuh secara otomatis akan menyimpan lemak untuk dijadikan energi saat beraktivitas. Hal ini menyebabkan makanan akan lebih mudah berubah menjadi lemak dan akan disimpan di semua tempat yang tidak diinginkan di tubuh Anda. Jangan sampai Anda membiarkan tubuh menyimpan lemak karena bisa mengundang berbagai penyakit.

 

Memicu Otak untuk Makan Berlebihan
Menurut pakar diet dan nutrisi, Emilia E. Achmadi MS. RD, jika tidak sarapan, berarti Anda membiarkan perut dalam keadaan kosong lebih lama. Tak hanya tubuh, otak juga memerlukan asupan nutrisi dan energi untuk bekerja dari karbohidrat, protein, lemak, air dan serat. Ketika sinyal lapar datang, otak pun akan memicu Anda untuk membalas dendam demi memenuhi asupan harian, sehingga Anda jadi tidak bisa mengontrol nafsu makan dan akhirnya mengasup kalori dan lemak lebih banyak dari kebutuhan yang seharusnya. Dengan rutin sarapan maka Anda menjadi lebih disiplin dalam menjalani pola makan sehat, karena hasrat ngemil makanan tidak bergizi pun berkurang.

Share artikel ini:

Artikel Terkait