Kabar Gembira, Olahraga Bisa Kian Sempurna

Makan sehat dan berolahraga, itulah kunci untuk hidup sehat nan bugar yang harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak kita. Mengapa perlu diperkenalkan sejak dini? Anak yang dibiasakan makan sehat dan bergerak secara aktif akan cenderung terbiasa melakukan kebiasaan baik itu hingga kelak ia dewasa.

Dalam hal berolahraga, Anda perlu memastikan bahwa kebutuhan kalsium si kecil terpenuhi. Mengapa? Seperti dijelaskan oleh Dr. Ade Tobing, SpKO, seorang dokter spesialis olahraga, kalsium diibaratkan sebagai bahan bangunan untuk membentuk dan menjaga kesehatan tulang. "Aktivitas yang dilakukan akan mengaktifkan osteoblast, yakni sel yang berguna untuk memadatkan tulang. Jadi, olahraga yang dilakukan, terutama olahraga yang menimbulkan tekanan, tarikan, dan gesekan pada tubuh akan membuat tulang menjadi lebih kuat. Namun, bila tubuh kekurangan kalsium, maka akan sulit bagi tulang untuk menjadi padat," terang sang dokter.

Itulah mengapa kebutuhan tubuh akan kalsium tidak boleh diabaikan. Kalsium merupakan bahan dasar pembentukan tulang, sementara tulang sendiri merupakan pembentuk struktur tubuh kita.

Sejak dalam kandungan, proses pembentukkan tulang sudah dimulai, dan ini akan terus disempurnakan sampai anak usia pubertas. Namun setelah masa pubertas berlalu sekalipun, tak berarti pemenuhan akan kalsium berhenti. Kalsium tetap diperlukan sampai kapanpun. Mengapa? Dengan terpenuhinya kebutuhan kalsium, maka tubuh tidak akan mengambil cadangan kalsium dari tulang, sehingga akan mencegah pengeroposan tulang.

Lantas bagaimana cara memberikan asupan kalsium yang mencukupi kebutuhan tubuh si kecil? Pastikan Anda telah memberi anak Anda makanan yang seimbang yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayur, buah dan susu, atau lebih populer dengan istilah empat sehat, lima sempurna. Perlu diketahui bahwa sumber makanan terbaik yang mengandung kalsium adalah susu. Kalsium juga bisa diperoleh dari tahu, tempe, daging sapi, ikan teri dan sayuran hijau. Apabila kebutuhan akan zat gizi sudah terpenuhi dari asupan makan sehari-hari, maka si kecil tidak memerlukan suplemen kalsium.

Namun, bila ada indikasi kesehatan tertentu yang mengharuskan si kecil mengkonsumsi kalsium tambahan, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter perihal suplemen apa yang tepat dikonsumsinya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait