Kebiasaan Baik untuk Mendukung Kesehatan Mental Keluarga

Umumnya, kita sangat memperhatikan kesehatan fisik dengan selalu olahraga dan menjaga asupan gizi, namun cenderung melupakan pentingnya kesehatan mental kita. Padahal ada hubungan yang erat antara kesehatan fisik dan kesehatan mental dimana kondisi yang satu dapat mempengaruhi kondisi yang lainnya. Menjaga kesehatan mentalmenjadi sangat penting apalagi bagi kita yang tinggal di kota besar. Kesibukan sehari-hari, tuntutan pekerjaan, kemacetan, dan berbagai hal lain yang mungkin kita abaikan selama ini tanpa terasa dapat membuat kita rentan mengalami stress.

Seperti halnya stress yang bisa diakibatkan oleh hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari kita, menjaga kesehatan mental juga bisa dilakukan melalui langkah-langkah kecil yang bernilai positif. Mulailah dari hal kecil yang membuat Ibu bahagia dan mulai dari diri sendiri baru kemudian lakukan langkah berikut untuk mendukung kesehatan mental seluruh anggota keluarga. Berikut ini adalah beberapa aktivitas yang dapat Ibu lakukan untuk menjaga kesehatan mental Ibu dan keluarga.

  • Aktif bergerak

Aktivitas fisik atau olahraga akan menghasilkan hormon yang dapat membuat kita merasa bahagia. Olahraga rutin juga dapat meningkatkan kesehatan jantung, membantu mengatasi stress dan memperlancar aliran udara ke otak. Pilihlah olahraga yang memang Ibu sukai. Jika sebelumnya tidak terbiasa berolahraga, Ibu dapat memulai dengan olahraga ringan seperti berjalan di pagi atau sore hari. Olahraga yang melibatkan meditasi dan fokus terhadap pernapasan seperti yoga juga bisa jadi pilihan untuk membuat kita lebih tenang dan tidak stress. 

  • Mengonsumsi makanan sehat

Bu, makanan sehat bukan hanya penting bagi kesehatan tubuh tetapi juga penting bagi kesehatan mental, lho. Nutrisi yang baik akan membantu fungsi otak dan kerja tubuh kita. Tidak hanya itu menyantap makanan yang sehat serta lezat tentu akan membuat kita merasa bahagia, bukan? Menyantap makanan tepat pada waktunya juga akan membuat kita siap beraktivitas dan mengurangi risiko stress. 

Asupan vitamin D seperti pada telur, ikan salmon dan susu juga diperlukan untuk mendukung kesehatan mental kita. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Geriatric Psychiatry menunjukkan bahwa vitamin D berpengaruh terhadap kognitif, suasana hati dan fisik seseorang.

  • Me time

Melakukan me timeatau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan hobi dapat membantu meningkatkan kesehatan mental Ibu. Luangkan waktu untuk diri sendiri dan isi dengan kegiatan yang Ibu sukai. Misalnya ke salon, bertemu dengan teman, berolahraga, membaca buku, nonton film atau aktivitas hobi lainnya.

  • Meluangkan waktu Bersama keluarga

Meluangkan waktu bersama pasangan, si Kecil, atau anggota keluarga yang lain dapat mengembalikan semangat Ibu dan mendatangkan rasa bahagia. Jika memungkinkan, pergilah berlibur bersama keluarga. Jika memang belum sempat, dedikasikan waktu di akhir pekan khusus untuk keluarga atau sediakan waktu khusus setiap harinya untuk dihabiskan bersama keluarga. Misalnya, makan malam bersama keluarga, mengobrol mengenai aktivitas hari itu sebelum tidur, atau bahkan sekadar membacakan sebuah buku untuk si Kecil.

Jika Ibu mulai merasa tertekan atau sedang menghadapi suatu masalah, bicarakan masalah tersebut atau ungkapkan perasaan Ibu kepada orang terdekat juga dapat membantu agar Ibu agar tidak stress. Komunikasi yang baik antar anggota keluarga juga penting untuk menjaga kesehatan mental keluarga Ibu. Jangan lupa selalu sediakan waktu untuk mendengarkan apa yang dirasakan oleh pasangan dan juga si Kecil ya, Bu. 

Share artikel ini:

Artikel Terkait