@shutterstock

Kunci Gula Darah Darah Normal Dari Sarapan

Hayo, siapa yang suka melewatkan sarapan pagi? Melewatkan sarapan pagi bukanlah pilihan yang tepat untuk memulai hari, sekalipun Anda sedang berdiet. Sarapan tidak akan membuat tubuh Anda gendut, sebaliknya, sarapan akan memberikan tubuh energi untuk beraktivitas. Selain itu, sarapan akan membuat tingkat gula darah dalam tubuh tetap normal, jadi Anda tidak perlu khawatir.

Pada tahun 2005, sebuah hasil survey di Amerika menemukan bahwa hampir 40 persen orang melewatkan sarapan pagi. Melewatkan sarapan pagi memang akan mempersingkat waktu, terutama bagi Anda yang sedang terburu-buru. Tetapi, melewatkan sarapan pagi tidak akan membantu menurunkan berat badan. Memilih makanan manis, seperti kue dan sereal manis, sebagai menu sarapan cepat adalah pilihan yang buruk. Tubuh akan mencerna makanan manis dengan cepat sehingga membuat Anda cepat merasa lapar.

Pilihlah menu sarapan sehat yang rendah lemak sebagai menu sarapan Anda. Sarapan dengan nutrisi seimbang dan rendah gula akan dicerna lebih lama oleh tubuh, sehingga perut tidak cepat lapar. Sarapan dengan menu yang mengandung karbohidrat dan indeks glikemik kurang dari 55 akan membuat gula darah tetap stabil, selain itu sarapan sehat dengan gizi seimbang dan rendah lemak akan membuat tubuh mendapatkan energi untuk mengawali aktivitas.

Menambahkan yogurt dalam menu sarapan akan membuat sarapan Anda menjadi sarapan yang baik untuk mengontrol gula darah. Secangkir plain yogurt rendah lemak mengandung 150 kalori, 13 gram protein, 3,8 gram lemak dan 17 gram karbohidrat. Yogurt juga memiliki indeks glikemik yang rendah yaitu 14. Agar sarapan Anda lebih sehat dan bergizi, campurkan flaxseed dan potongan buah ke dalam yogurt untuk menambah kandungan serat dalam sarapan.

Semua jenis biji-bijian adalah sumber serat yang baik untuk tubuh. Serat tidak akan mengganggu gula darah dan akan memberikan sedikit kalori. Sarapan oatmeal dan gandum adalah pilihan yang tepat. ½ cangkir gandum dan oatmeal mengandung 150 kalori, 5 gram protein, 3 gram lemak, 4 gram serat dan 27 gram karbohidrat.

Banyak orang menghindari telur karena kandungan kolesterol mereka yang tinggi. Telur dadar yang dibuat dari satu telur besar mengandung 94 kalori, 6,45 gram protein, 7 gram lemak dan kurang dari 1 gram karbohidrat. Untuk menjaga agar gula darah tetap stabil, ketika ingin makan telur campurkan beberapa sayuran cincang seperti brokoli atau sayuran dengan nilai glikemik rendah agar tidak mengganggu gula darah Anda.

Sarapan sehat tidak harus mahal. Begitu juga dengan menjaga kesehatan agar terhindar dari risiko penyakit yang mengintai tubuh Anda.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait