Manfaat Pilates bagi Wanita

Pilates itu sebuah genre  olah raga yang lebih menekankan keseimbangan selain penguatan bagian tubuh tertentu. Sebuah metoda pengendalian badan dan pikiran, maka diujuluki contrology. Otot, sendi, urat tungkai, lengan, paha, dan punggung ditegarkan selain dikuatkan. Termasuk terhadap susunan perangkat tulang panggul sehinnga postur tubuh terbangun kokoh.

Tentunya ada teknik dan cara tersendiri bagaimana senam Pilates dilakukan sehingga mencapai tujuannya. Fokusnya ditujukan terhadap otot, sendi, dan urat di wilayah-wilayah tubuh tertentu. Selain menjadikannya tegar, kokoh, dan kuat, juga dibuat menjadi lentur (flexibility).

Melihat fungsinya yang selengkap itu, Pilates dibutuhkan untuk menghadapi banyak jenis risiko tercedera, atau kemungkinan musibah yang bisa saja akan dialami oleh tubuh. Orang bisa tak terduga-duga terjatuh, terkilir, atau terpeleset lebih karena lemahnya keseimbangan tubuh. Memiliki batang tubuh yang tegar, kokoh, dan kuat pula, tak mudah tertumbangkan oleh kegiatan harian, dalam situasi kondisi paling berisiko tercedera sekalipun.

Lebih dari sekadar tegar, kokoh, dan kuat saja, senam jenis ini juga membuat ketahanan tubuh lebih meningkat (endurance). Apabila ketahanan tubuh rendah  bisa berakibat pada pelemahan tubuh,  di mana tubuh akan mudah mengalami cedera.

 

 

 

Manfaat persalinan

 

Khusus bagi kaum wanita, melihat tujuan dan fungsinya, Pilates bekerja terhadap otot dasar panggul juga. Peristiwa persalinan, dan upaya pemulihan pasca persalinan dipermudah oleh penguatan yang diberikan oleh Pilates. Lebih dari sekadar senam hamil, Pilates menambahkan manfaat bagi kebutuhan semua ibu hamil.

 

Kita tahu senam hamil dikerjakan setiap ibu hamil agar persalinannya lancar. Intinya dengan menguatkan otot-otot dasar panggul. Bagian inilah yang membantu mendorong anak dilahirkan. Pilates menambahkan bantuan penguatan di serumpun otot-otot ini.

 

Tak cukup hanya mengejan dengan kekuatan penuh ketika saatnya anak akan dilahirkan. Otot rahim dan otot-otot dasar panggul perlu cukup kuat supaya keluarnya anak dari jalan lahir ibu lebih lancar. Otot-otot dasar panggul yang selama persalinan berlangsung melakukan peran yang tidak kecil.

 

Memulihkan jalan lahir ibu

 

Setelah melahirkan, kondisi organ dan otot-otot organ reproduksi ibu perlu dipulihkan. Rahim perlu mengecil kembali (involutif) sepanjang masa nifas, selain kondisi jalan lahir ibu menjadi pulih sendirinya. Otot-otot di sekitar dasar panggul dan vagina juga perlu dibuat mengetul kembali, sehingga menjadikannya kembali sebagaimana sediakala. Pilates membantu mempercepat pemulihan bagian itu semasa pasca persalinan.

 

Kita tahu otot-otot sekitar jalan lahir ikut meregang maksimal saat anak melewatinya, sehingga hanya bila otot-otot yang pernah  mengalami episiotomy akan pulih seperti sediakala. Pilates mengencangkan kembali otot-otot sekitar vagina yang menjadi perhatian yang juga dikerjakan oleh perasat Kegel (Kegel exercises).***

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait