Mengenal Bumbu Dapur yang Membuat Indonesia Dikenal di Mata Dunia

Mengenal Bumbu Dapur yang Membuat Indonesia Dikenal di Mata Dunia

Sejak zaman penjelajahan bangsa Spanyol dan Portugis, Indonesia sudah dikenal dengan kearifan lokalnya dari kekayaan rempahnya. Hingga mereka pun berbondong-bondong bertandang ke Nusantara demi memperoleh lada, jahe, cengkeh, dan kayu manis yang berguna untuk menyamarkan rasa asin garam. Bahkan, rempah-rempah banyak diburu karena mengandung banyak manfaat seperti peningkat gairah seksual.

Fungsi utama bumbu dan rempah-rempah dalam pengolahan makanan tentunya memberikan warna, rasa, dan aroma yang sedap pada masakan Indonesia. Walaupun bahannya sama, dengan formulasi bumbu yang berbeda, cita rasa masakan yang dihasilkan bisa beragam.

Baca Juga : Macam-macam Bumbu Masak Asal Eropa

Ada banyak sekali jenis-jenis bumbu, baik golongan bumbu segar, rempah kering, bumbu buatan, hingga aneka jenis bumbu siap pakai. Masing-masing masakan menggunakan bumbu yang berbeda. Salah dalam memilih atau menggunakan bumbu bisa menyebabkan petaka.

Dalam dunia kuliner Indonesia, bumbu dan rempah digolongkan menjadi beberapa macam. Kategori pertama adalah golongan bumbu basah. Rempah-rempah seperti kunyit, kencur, temu kunci, jahe, serai, bawang-bawangan, cabai, dan daun bawang masuk dalam kategori ini. Sedangkan kategori kedua adalah bumbu kering. Di antaranya kayu manis, lada, pala, jinten, kapulaga, ketumbar, dan cengkih.

Berikut ini sebagian kecil fungsi dan kegunaan bumbu dapur khazanah nusantara.

Citarasa Asam dalam Masakan

Kita sering mencicipi masakan bercita rasa asam, seperti sup ikan kuah asam, asam-asam buncis, sayur asam hingga masakan asam padeh. Bumbu apa yang digunakan untuk menghasilkan masakan bercita rasa asam segar? Berikut beberapa di antaranya.



Jeruk Nipis

Kulitnya berwarna hijau dengan cita rasa sangat asam. Biasanya digunakan untuk memberi rasa asam pada masakan atau minuman dengan cara diperas airnya. Potong secara melintang agar bulir buah terpotong. Dengan cara itu hasil perasan air jeruk akan lebih banyak. Jeruk nipis juga dapat mengurangi aroma amis pada hidangan daging, ayam, ikan, dan seafood. Citarasa makanan Indonesia semakin kaya karenanya.

Jeruk Limau

Selain air jeruk nipis, jeruk limau juga sering ditambahkan untuk memberi rasa asam dan aroma wangi segar yang khas pada masakan sambal, sup, atau soto. Jeruk limau ukurannya kecil dan banyak mengandung air.

Jeruk Purut

Jeruk purut lebih sering digunakan sebagai penetral aroma amis pada hidangan udang, ikan, ayam, atau daging. Aromanya sangat kuat dan khas. Jeruk ini tidak banyak mengandung air dan memiliki ciri khas, yaitu kulitnya berkerut-kerut. Beberapa jenis kue tradisional juga menggunakan parutan kulit jeruk purut sebagai bumbunya.

Baca Juga : Bumbu Masak Dari Batang dan Biji-bijian

Asam Jawa

Daging dan kulit buahnya berwarna cokelat dengan rasa sangat asam. Digunakan dalam bentuk segar atau olahan. Buah segar dipotong-potong dan ditambahkan ke dalam masakan, seperti pada pembuatan sayur asam. Sedangkan buah asam matang hasil peraman teksturnya lunak, biasanya dilarutkan menggunakan air kemudian disaring. Air larutan inilah yang digunakan untuk memberikan rasa asam pada masakan.

Asam Gelugur

Salah satu asam yang cukup populer digunakan sebagai bumbu adalah asam gelugur. Asam gelugur banyak dipakai dalam masakan Sumatera. Asam gelugur memberikan rasa asam tanpa membuat masakan keruh seperti ketika menggunakan air asam jawa. Bumbu ini berasal dari keluarga buah manggis. Namun sepintas buah segarnya mirip dengan jeruk purut atau jeruk keprok dengan kulit bergelombang. Asam gelugur dijual dalam bentuk kering di supermarket atau pasar tradisional. Masyarakat menggunakannya dengan cara mengiris tipis asam dan ditambahkan 2-4 potong dalam masakan. Semakin banyak asam gelugur ditambahkan, semakin asam cita rasa makanan yang didapatkan.

Selain di Indonesia, asam dari famili tanaman Guttiferae ini juga banyak dipakai di negara Asia. Thailand menyebut asal gelugur dengan nama Som Khaek, dan di Malaysia dikenal dengan nama asam gelugor. Di Malaysia, asam gelugur sering ditambahkan dalam hidangan kari ikan.

Asam Kandis

Makanan khas dari Sumatera paling banyak menggunakan asam kandis sebagai bumbu masakan. Biasanya jenis asam ini digunakan untuk memberi cita rasa asam pada acar atau kari. Bumbu ini dijual dalam bentuk kering. Selain di Indonesia, bumbu ini juga banyak digunakan di dapur Sri Lanka dan India.

Asam Sunti

Masakan Aceh sering menggunakan asam sunti sebagai bumbunya. Ini terlihat pada masakan bernama Keumamah. Bumbu ini juga bisa ditambahkan untuk membuat kari, sambal, atau kuah asam pedas. Asam sunti terbuat dari belimbing wuluh yang dikeringkan. Penggunaannya bisa dalam bentuk utuh atau dihaluskan terlebih dahulu. Asam sunti memberi efek asam segar yang ringan pada masakan.

Belimbing Wuluh

Buah ini memiliki nama lain carambola. Bentuknya bulat panjang, berwarna hijau, dan rasanya sangat asam. Penggunaannya biasanya dipotong-potong untuk memberikan cita rasa asam pada masakan.

Ternyata, ada banyak ya, bumbu yang bisa digunakan untuk mendapatkan cita rasa asam pada masakan. Jangan lupa untuk selalu menggunakan bumbu yang sesuai untuk tiap masakan ya, Bu, agar masakan Ibu bertambah kelezatannya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait