Menu Diet Secara Rijsttafel

Menyajikan Menu Diet Secara Rijsttafel, Bisa Kok!

Rijsttafel merupakan cara penyajian beragam makanan khas Indonesia, yang merupakan warisan Belanda. Biasanya dihidangkan dalam porsi kecil, yang dapat mencapai 12-25 piring dan dinikmati dengan nasi putih, nasi goreng, bakmi, atau mengombinasikannya.

Menu diet juga bisa ditampilkan dengan cara Rijsttafel lho. Penasaran bagaimana caranya? Ikuti ulasan berikut ini ya.

Pintar Pilih Menu Karbohidrat

Walau sedang diet, Bunda masih bisa mengonsumsi karbohidrat dengan mempertimbangkan porsi dan kalori yang masuk ke dalam tubuh. The U.S. Department of Agriculture merekomendasikan porsi karbohidrat sekitar 45-65% dari total kalori yang dibutuhkan per hari. Saat memilih menu dalam Rijsttafel, bijaklah memilih karbohidrat yang tersedia dan kurangi porsinya, misalnya memilih nasi putih atau bakmi saja tapi tidak mengombinasikannya, kurangi porsi hingga setengahnya dan perbanyak ambil sajian berbahan sayur, serta hindari mengambil menu olahan kentang jika sudah mengambil nasi atau bakmi.

Memperbanyak Protein

Menurut situs Livestrong, protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan dalam tubuh. Selain itu juga baik untuk mengatur nafsu makan, mengurangi craving, dan makan berlebihan. Bagi Anda yang sedang diet, pilih makanan tinggi protein dan rendah lemak, seperti dada ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, olahan ikan, sajian berbahan tempe atau tahu, dan putih telur.

Membatasi Lemak Jenuh

Makanan khas Indonesia terkenal mengandung tinggi lemak jenuh, terutama yang dimasak dengan santan. Membatasi asupan makanan berlemak dapat membantu berjalannya program diet dan menurunkan kadar kolesterol Anda. Menurut situs Livestrong, lemak jenuh meningkatkan kolesterol LDL yang dapat menyumbat pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke jantung, sehingga meminimalkan risiko penyakit jantung. Pilih sajian yang menghidangkan daging dan ayam tanpa lemak, ikan yang tinggi asam lemak omega 3, dan batasi makanan yang disajikan dengan kuah santan atau digoreng, untuk memotong asupan lemak dalam menu diet.

Sayuran

Sayur-sayuran mengandung tinggi serat, rendah lemak, dan nol kolesterol sehingga baik bagi kesehatan tubuh. Belum lagi kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang menjaga fungsi kerja organ tubuh. The National Cholesterol Education Program merekomendasikan memakan setidaknya 3-5 porsi buah dan sayuran per hari. Perbanyak mengambil menu berbahan sayuran, baik yang segar atau diolah menjadi tumisan. Bisa juga mengambil acar campur yang biasa disajikan sebagai pendamping makanan di Rijsttafel.

Walaupun sedang menjalani diet, bukan berarti tidak bisa mencicipi makanan enak lho. Cukup pertimbangkan asupan kalori dan porsi yang Anda konsumsi ya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait