©shutterstock

Bandeng Sebagai Menu Diet

Otak-otak, bandeng bakar saus kacang atau mungkin bandeng pepes mangga muda, apa lagi olahan bandeng yang pernah Anda makan? Ikan bandeng memang menjadi salah satu ikan yang yang banyak dikonsumsi di Indonesia khususnya masyarakat yang tinggal di pulau Jawa. Meski asalnya ikan bandeng berasal dari laut, seiring dengan banyaknya budidaya bandeng membuat ikan ini beralih menjadi ikan air tawar di tambak ikan.

Namun demikian, sebagian orang kurang begitu menggemarinya lantaran tulangnya yang sangat banyak. Padahal ikan sangat kaya kandungan gizi dan pas untuk menjadi salah menu diet sehat.

Makronutrien

Makronutrien didefinisikan sebagai sumber nutrisi makro yang bisa ditemukan dalam suatu makanan. Ikan bandeng seberat 85 gram mengandung 162 kalori. Dari jumlah tersebut bisa ditemukan protein sebanyak 22 gram, 7 gram lemak, 3 gram lemak jenuh, 78mg sodium dan 57mg kolesterol. Kanduangan protein dari ikan bandeng dengan berat tersebut dapat memenuhi 45 % kebutuhan asupan protein harian.

Vitamin

Meski ikan bandeng bukanlah sayuran, buah-buahan maupun sumber makanan nabati lainnya, tetapi kandungan vitamin ikan ini tak boleh dipandang sebelah mata. The Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine menjelaskan bahwa kita bisa mengonsumsi ikan bandeng secara rutin. Sebab, ikan ini mengandung 114 % vitamin B12, 44 % niasin, 24 % vitamin B6 dan asam pantothenik sebanyak 15 %. Secara umum vitamin B kompleks ini berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit, melancarkan fungsi otak dan metabolisme dalam tubuh.

Mineral

Selain kandungan vitamin, ikan bandeng juga menyumbangkan mineral melimpah. Bandeng seberat 85 gram mampu menyumbang kebutuhan fosfor dan selenium harian sebanyak 25 %. Fosfor memiliki peran yang baik untuk mengikat oksigen dalam sel darah merah, sementara  selenium meningkatkan daya tahan tubuh. Ikan bandeng juga mengandung kalsium, zat besi, kalium dan juga zink.

Meski bandeng juga mengandung asam lemak omega-3, tetapi hindari penyajian dengan menggunakan minyak atau menggoreng. Cara ini akan membuat kalori, lemak dan kolesterol pada bandeng bertambah. Mengukus, memanggang dan merebus adalah cara terbaik untuk menyajikan bandeng, terutama saat sedang diet.

Share artikel ini:

Artikel Terkait