Olahraga Ringan Mampu Menurunkan Kadar Gula dalam Darah

Data Kementerian Kesehatan RI tahun 2014 menunjukkan bahwa angka kematian akibat penyakit diabetes melitus meningkat 2,1 persen, tekanan darah tinggi (hipertensi) 9,5 persen, dan stroke 12,1 persen, dibandingkan data tahun 2008. Penting bagi Ibu untuk menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari beragam penyakit. Cara terbaik dan yang paling mudah adalah dengan berolahraga dan menerapkan pola hidup yang sehat.

 

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa olahraga intens yang rutin dilakukan membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Olahraga rutin 30 menit per minggu

Sebuah studi yang ditulis dalam Journal of Applied Physiology mengungkapkan bahwa olahraga selama 30 menit per minggu, atau 75 menit per minggu jika ditambah pemanasan dan pendinginan, dapat menurunkan kadar dula dalam darah dalam kurun waktu 24 jam setelah latihan. Bahkan ini berkhasiat mencegah peningkatan gula darah pascamakan pada pengidap diabetes tipe 2.

Baca Juga : Mengenal Indeks Glikemik dan Gula Darah

Tidak perlu maraton

Ibu tidak perlu melakuan lari maraton, demikian menurut Dawn Sherr, RD dari American Association of Diabetes Educators. Beragam aktivitas ringan dapat dilakukan, seperti jalan santai, berenang, atau bahkan membawa si kecil jalan-jalan keliling taman. Bahkan sekadar jalan-jalan di mal bisa dijadikan sarana. Yang terpenting adalah, Ibu harus selalu aktif bergerak.

Gerakan ringan membuat insulin bekerja

Saat Ibu melakukan gerakan ringan, misalnya berjalan, maka detak jantung akan meningkat dan bernapas jadi lebih sulit. Otot pada tubuh Ibu akan membutuhkan lebih banyak glukosa yang terkandung dalam darah. Aktivitas inilah yang akan menjaga kadar gula dalam darah tetap normal. Ini juga akan membuat insulin dalam tubuh bekerja lebih baik. Ibu akan memeroleh manfaat ini beberapa jam setelah berjalan atau olahraga.

Baca Juga : Peran Pankreas Mengontrol Gula Darah

Latihan berlebih justru berbahaya

Namun perlu diingat, jangan berlebihan melakukannya. Latihan berat sesekali bisa meningkatkan kadar gula dalam darah setelah Ibu berhenti berolahraga. Latihan macam ini bisa menyebabkan tubuh menghasilkan banyak hormon stres yang menyebabkan peningkatan kadar gula.

 

Jadi, mulai sekarang ayo jangan malas. Ibu dapat memulai pagi hari dengan melakukan stretching persendian saat bangun tidur, lalu melakukan jalan kaki kecil di taman atau jalan depan rumah. Melakukan beragam pekerjaan rumah, seperti mencuci piring, mencuci pakaian, atau mengepel lantai juga bisa menjadi alternatif Ibu untuk menjaga tubuh tetap fit, terhindar dari kadar gula darah.

Share artikel ini:

Artikel Terkait