@shutterstock

Panah Kini Bisa Dipelajari Si Kecil Lho

“Ma… Aku boleh nggak main panah-panahan?”

Sebagian orang tua mungkin akan langsung menjawab ‘tidak’ dengan alasan berbahaya. Padahal yang akan dimainkan si kecil belum tentu panah sungguhan. Pandangan masyarakat tentang memanah itu berbahaya bisa dikatakan sudah cukup melekat dalam pikiran. Anak panah yang tajam, seperti yang dilihat oleh ibu-ibu di banyak film, menimbulkan rasa ngeri hingga melarang anaknya untuk tidak bermain panah.

Ironisnya, orang tua santai-santai saja membiarkan anaknya bermain ketapel dan senapan mainan yang sebenarnya juga sama-sama membahayakan bila terkena pelurunya. Kini memanah bukan sebatas permainan, melainkan olahraga yang juga dipertandingkan dalam olimpiade. Maka dari itu, tujuan melatih anak memanah bukan sebatas bermain, tetapi mengenalkan olahraga yang lebih beragam. Berikut ini cara pintar mengajarkannya.

Menggunakan Baju Pelindung

Meski anak panah yang akan digunakan tidak setajam pemanah profesional, membiasakan si kecil untuk menggunakan perlengkapan memanah yang benar perlu diajarkan sejak dini. Salah satunya dengan menggunakan baju yang tebal agar tidak mudah terkena pantulan anak panah.

Memilih Busur Panah

Panah sendiri terdiri dari dua komponen utama, yaitu busur dan anak panah. Beritahu si kecil untuk memilih busur panah yang pas sesuai dengan tinggi tubuhnya. Busur panah yang terlalu besar akan menyulitkannya hingga membuat tarikan tali busur tidak kuat dan menyebabkan anak panah tidak bisa melesat ke papan target.

Memilih Anak Panah

Di masa awal proses belajarnya, gunakan anak panah dengan ujung karet. Selain demi menjaga keselamatannya juga bisa membuatnya lebih semangat memanah. Panah karet dapat melekat saat mengenai papan target. Selain itu, warnanya yang lebih beragam dapat membuat anak lebih antusias untuk berolahraga sekaligus bermain.

Gunakan Papan Target

Agar si kecil tidak sembarangan melesatkan anak panah, gunakan papan target sebagai objek memanah. Banyak varian papan target yang cukup menarik untuk dipilih. Pilihlah yang ada gambar lucunya agar dia tertantang untuk lebih fokus memanah.

Tidak begitu sulit apalagi membahayakan untuk si kecil kan? Tunggu apalagi, yuk dorong buah hati Anda mencoba olahraga memanah. Siapa tahu kelak jadi atlet panahan sukses penyumbang medali emas olimpiade untuk negeri. Semoga berhasil ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait