@shutterstock

Pilah-pilih Jajanan Sehat khas Medan

Jalan-jalan ke Medan tak lengkap rasanya kalau belum mencicipi aneka kuliner lezat di sana. Di tiap sudut kota ini, banyak sekali jajan menarik yang pastinya sangat memanjakan lidah. Ada gerai seafood, warung kopi, makanan India, Melayu, dan lain-lain. Namun, yang paling wajib dicoba adalah 4 makanan berikut ini.

Pancake Durian

Ibukota Sumatera Utara ini terkenal sebagai kota penghasil buah durian yang super lezat. Tidak heran banyak yang rela jauh-jauh ke sini demi mencicipinya langsung. King of fruit ini ternyata juga bisa diolah menjadi pancake sangat enak. Di Medan sendiri, Anda bisa datang ke Durian House untuk menikmati jajanan unik yang satu ini. Namun jangan terlalu banyak ya makannya karena buah ini mengandung kalori yang cukup banyak, yaitu 47 kilo kalori.

Teri Medan

“Ngapain jauh-jauh ke Medan tapi jajan ikan teri?” Eits, jangan salah! Teri medan ini rasanya juara banget lho. Meskipun kalorinya hanya 42 kilo kalori dan lebih banyak kandungan lemaknya, ikan imut yang satu ini enak banget disantap saat udara sedang terik-teriknya. Apalagi ditemani dengan sambal pedas dan nasi hangat. So yummy! Kalau mau beli yang mentah, Anda bisa mencarinya di pasar tradisional Medan dengan kisaran harga Rp. 60.000 -70.000 per kilonya. Cukup murah bukan?

Bika Ambon

Meskipun pakai kata Ambon di bagian belakangnya, kue ini aslinya dari Medan lho. Bentuknya hampir mirip bolu hanya saja rasanya lebih legit dan teksturnya soft. Ada banyak varian rasa yang ditawarkan, mulai dari original, cokelat, susu, hingga durian. Bahan utama untuk membuatnya adalah tepung sagu dan santan kelapa sehingga kalori yang terkandung dalam jajan tradisional ini sejumlah 552 kalori. Cukup banyak memang, tapi rasanya yang nendang sanggup menuntaskan keraguan Anda untuk mencicipi Bika Ambon langsung dari tempat asalnya.

Kacang Sihobuk

Kacang sihobuk adalah kacang tanah yang digoreng garing dengan pasir. Nama sihobuk sendiri diambil dari sebuah desa di daerah Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Sayangnya kacang ini tidak tersedia di pusat oleh-oleh. Usut punya usut, kalau mau beli harus pergi ke kecamatan yang tersebar di Tapanuli Utara. Wah, butuh perjuangan juga ya? Meski begitu rasanya gurih banget. Anda wajib mencobanya.

Menarik ya? Kalau main ke Medan jangan lupa mencoba semua kulinernya. Semoga informasinya bisa membantu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait