Ragam Permainan Inspirasi Ibu dan Anak

Bermain bersama tidak hanya membuat si kecil menjadi senang, tetapi juga membuat anak senantiasa belajar dan memahami banyak hal baru. Selain itu, si kecil juga akan menjadi lebih pintar dengan pengetahuannya yang semakin berkembang. Dalam usia anak-anak, permainan memang menjadi salah satu media pembelajaran yang cukup memikat daripada langsung mengajarkan teori kepada anak. Meski demikian, Anda harus selalu mengembangkan pola permainan baru agar bisa terus mengasah perkembangan anak.

Beberapa di antaranya dapat Anda simak dari ulasan berikut ini.

Permainan yang mengasah seni

Permainan yang Anda berikan sebaiknya benar-benar bisa memberikan manfaat bagi anak. Salah satu tujuannya dapat merangsang jiwa seni dan kreativitas si kecil. Melukis, membuat konstruksi dari batang korek api, membuat hiasan dari daun kering, menjadi salah satu permainan yang bisa menumbuhkan jiwa seni pada anak.

Permainan yang merangsang fisik

Selain menumbuhkan jiwa seni dan kreativitas pada anak, permainan yang Anda berikan hendaknya juga berguna bagi kesehatan tubuhnya. Jangan sampai dengan bermain si kecil lantas lupa untuk berolahraga dan hanya berdiam diri saja di rumah. Bersepeda, berenang dan jalan-jalan pagi bersama dapat menjadi pilihan permainan yang merangsang fisiknya agar lebih aktif bergerak.

Permainan yang mendorong pemikiran ilmiah

Aktif di bidang seni sudah, giat di lapangan juga sudah, lantas apa yang kurang? Jawabannya tak lain adalah intelektualitas anak. Meski bermain memang sangat menyenangkan, tapi jangan sampai melupakan belajar. Terapkan permainan yang juga merangsang pemikiran ilmiah anak-anak. Anda bisa memulainya dengan mengajak anak untuk lomba berhitung.

Selain itu, Ajaklah anak untuk bercerita bersama dengan Anda. Mula-mula Anda yang membacakan, kemudian si kecil yang bergantian membacakannya. Selain itu, mengajak si kecil menulis sebuah cerita juga bisa mengasah kemampuan berpikir ilmiah anak. Cobalah untuk mengombinasikan semua permainan ini pada buah hati Anda. Bila si kecil sukses menerapkannya, maka bukan tak mungkin dia dapat tumbuh menjadi anak yang cerdas.

Share artikel ini:

Artikel Terkait