Serunya Bikin Bekal Bareng Si Kecil

Bukan rahasia lagi, jajan sembarangan sangat tidak terjaga kebersihan dan kesehatannya. Beragam penyakit bisa ditimbulkan akibat kebiasaan jajan sembarangan, seperti diare dan keracunan.

Menurut Budi Sutomo, S.Pd., menyiapkan bekal sendiri dinilai dapat menjaga kebersihan serta kandungan nutrisi pada makanan si kecil. Anda juga bisa mengajak si kecil untuk menyiapkan bekalnya sendiri lho. Selain bisa merangsang kreativitasnya, juga bisa membuat anak lebih semangat untuk makan hidangan buatannya sendiri.

Pemilihan bahan makanan

Untuk menghasilkan makanan yang sehat dan bergizi dimulai dari penggunaan bahan makanan yang berkualitas baik. Yang dimaksud dengan bahan makanan berkualitas baik adalah segar, bersih dan tidak ada bagian yang rusak atau kadaluwarsa.

Ajak si kecil mencuci bersih bahan makanan sebelum diolah untuk agar bahan makanan terbebas dari kotoran, telur cacing dan bakteri. Selain menyenangkan, si kecil juga akan semakin mengenal nama-nama sayur, buah dan bahan makanan lain lho.

Pemilihan menu

Menu yang disajikan pada bekal anak haruslah mengandung unsur gizi yang seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak. Terutama unsur protein, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan serat.

Selain makanan, bekal si kecil juga harus mencukupi kebutuhan air. Jangan lupa untuk membawakan air putih, jus buah atau susu untuk melengkapi kebutuhan cairan tubuhnya. Minta si kecil untuk memilih sendiri menu bekal yang diinginkannya agar lebih bersemangat dalam membuat maupun memakannya di sekolah.

Ajak si kecil berkreasi

Ini dia bagian yang paling ditunggu si kecil. Ya, anak-anak selalu menyukai makanan dengan bentuk lucu dan menggugah selera. Ajari si kecil membentuk mobil-mobilan dari buah apel dan bentuk lucu lainnya. Kini ada beragam bentuk cetakan nasi dan roti tawar yang dapat Anda gunakan untuk membuat bekal anak semakin menarik.

Seru bukan? Selain dapat menyajikan bekal sehat dan bergizi untuk anak, Anda juga dapat mengajarkan si kecil tentang bagaimana makanan sehat diolah. Selain itu, kegiatan ini juga merangsang kreativitas dan pengetahuannya mengenai macam-macam bahan makanan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait