@shutterstock

Si Kecil Ternyata Suka Balet

Dari sekian banyak ektrakurikuler yang ada di sekolahnya, si Kecil sangat tertarik untuk mengikuti kegiatan balet. Selain gerakannya yang lembut dan anggun, kebanyakan anak perempuan biasanya menyukai kostum para pebalet yang identik dengan rok tutu yang cantik dan sepatu balet.

Sebagai orang tua, dukung keinginannya selama kegiatan tersebut positif baginya. Tidak hanya memberikan kesempatan pada anak untuk memperluas pergaulannya, tapi juga baik bagi kesehatannya.

Membuat Badan Bugar

Latihan balet melibatkan semua fator yang mendukung kebugaran fisik, mulai dari postur tubuh, daya tahan kardiovaskuler, kekuatan otot, fleksibilitas, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi. Menurut situs Livestrong, melakukan balet secara teratur sejak dini akan meningkatkan kemampuan anak dalam bidang olah raga lain, seperti sepak bola, lari, hoki, dan tenis yang kesemuanya membutuhkan tubuh yang bugar dan sehat.

Meningkatkan Kekuatan Tubuh

Latihan balet dapat meningkatkan kekuatan seluruh tubuh si Kecil, dari otot-otot di kaki hingga pada ukuran yang lebih besar seperti betis dan punggung. Pengulangan teknik balet klasik seperti bertumpu pada ujung jari kaki, memutar badan, serta mengangkat kaki ke depan, samping, maupun belakang akan membangun kekuatan di tubuh bagian bawah. Melakukan latihan secara rutin dan dalam jangka waktu yang cukup lama dapat menguatkan pinggul, kaki, dan pergelangan kaki. Akan tetapi, pebalet biasanya memiliki kelemahan pada lengan, paha belakang, dan depan sehingga menyebabkan ketidakseimbangan dan berisiko mengalami cidera. Untuk menghindarinya, latih kekuatan tubuh bagian atas dengan melakukan pilates, aerobik, atau senam lantai.

Tubuh Jadi Fleksibel

Biasanya seiring bertambahnya usia, tubuh akan kehilangan fleksibilitas sehingga terkadang mengganggu aktivitas sehari-hari, karena ada beberapa bagian tubuh yang terasa kaku dan nyeri. Melakukan latihan balet yang mengombinasikan gerakan yang kompleks, putaran cepat, gerak kaki yang lincah, dan memanjangkan kaki, akan melatih dan mempertahankan fleksibilitas si Kecil, demikian pernyataan Eliza Gaynor Minden, penulis The Ballet Companion.

Postur Tubuh

Sering membungkuk saat berada di depan komputer atau beban yang terlalu berat pada tas punggung, lama-kelamaan akan membuat postur tubuh si Kecil menjadi bungkuk atau melengkung. Menurut situs Health Guidance, latihan balet seperti  gerakan memutar bahu ke belakang dan mengangkat dagu, serta dada atas dapat meminimalkan risiko terjadinya nyeri punggung atau pergeseran tulang punggung.

Melihat banyaknya manfaat kesehatan yang diberikan, jangan ragu untuk mendorong si Kecil mendalami balet ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait