Tetap Sehat dan Bugar Selama Ramadan

Tahukah Ibu, puasa memiliki banyak manfaat baik untuk tubuh. Ketika berpuasa lebih dari 13 jam, akan terjadi peningkatan produksi hormon pertumbuhan yang berperan memperbaiki berbagai kerusakan sel dan meningkatkan fungsi sel di dalam tubuh. Organ pencernaan mempunyai kesempatan untuk beristirahat, sehingga akan memulihan dirinya dan mengeluarkan zat-zat yang berbahaya yang tidak diperlukan tubuh. Selain itu, kemampuan tubuh dalam menggunakan simpanan lemak pun meningkat.

Namun pernahkah Ibu tidak merasakan manfaat puasa dan justru merasa lemas dan berat badan meningkat? Hal ini terjadi karena Ibu mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan, dan ketidaktepatan susunan hidangan yang harus dikonsumsi saat sahur, berbuka, dan makan malam.

                  Makan sahur dan makan malam adalah saat untuk memenuhi semua kebutuhan gizi yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, air, vitamin dan mineral. Namun, makanan untuk makan sahur harus  bisa memberikan tenaga secara bertahap sehingga tubuh tidak cepat lelah dan mengalami dehidrasi. Sedangkan makanan berbuka mempunyai syarat utama mampu merehidrasi tubuh dan memberikan keseimbangan elektrolit serta menstabilkan kadar glukosa darah. Maka, sebaiknya Ibu menyajikan makanan berbuka yang mengandung air, vitamin, mineral dan gula.

                  Beberapa hari setelah selesai menjalani puasa, Ibu bisa mengevaluasi apakah puasa Ibu berhasil menyehatkan badan dengan memperhatikan apakah berat badan mengalami perbaikan menuju ideal, profil lipida darah membaik, kadar gluksoa darah stabil, tekanan darah terkontrol, lebih aktif dan produktif, pemikiran lebih positif dan fokus serta emosional membaik. Yuk Bu, perbaiki pola makan selama puasa dengan menyajikan menu sehat seimbang untuk keluarga!

 

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait