Tetap Waspada Dengan Gejala Demam Berdarah

Tatkala musim hujan kembali datang, pasti muncul keresahan terhadap penyakit demam berdarah. Di setiap musim hujan datang, hampir tidak ada satu daerah pun di Indonesia yang luput dari penyakit ini. Sayangnya keresahan ini tidak diikuti dengan tindakan mengurangi munculnya si penyebar penyakit, nyamuk Aedes aegypti.  Beberapa tindakan yang cukup populer antara lain program 3M, yaitu menguras, mengubur, dan memberi bubuk abate, yang menjadi cara awal untuk menangkal penyakit ini.

Sebelum itu, Anda juga perlu tahu penyebab munculnya penyakit demam berdarah ini. Menurut Dr. Ika Fitriana, demam berdarah adalah penyakit infeksi akibat virus dengue. Virus ini masuk ke dalam darah dan menyerang dinding pembuluh darah, hingga mengakibatkan kebocoran pembuluh darah dan penurunan jumlah trombosit.

Pada awal penanganan demam berdarah, pemberian cairan pada pasien sangatlah penting. Hal ini dilakukan, mengingat demam berdarah dapat menyebabkan dehidrasi. Jika pemberian melalui mulut tidak mencukupi, pemberian melalui pembuluh darah vena atau infus sangat diperlukan. Walaupun akan memberikan efek muntah setiap kali makan dan minum, tetapi cara ini menjadi tindakan terbaik yang harus dilakukan.

Penderita demam berdarah harus menjaga daya tahan tubuh tetap baik. Di antaranya, perlu mendapatkan asupan makanan yang banyak mengandung gizi dan vitamin, terutama vitamin C. Vitamin ini dapat meningkatkan daya imunitas tubuh, sehingga penting untuk ditingkatkan manakala seseorang atau mungkin buah hati Anda sedang mengalami sakit.

Adapun indikasi terjadinya demam berdarah ini dapat diketahui lewat beberapa tanda. Di mulai dari demam tinggi dan mendadak tanpa sebab yang jelas. Selanjutnya, muncul bintik merah pada kulit, khususnya pada bagian leher dan wajah. Timbul muntah, pendarahan pada gigi, mulut atau tinja, juga rasa gelisah, sakit perut dan badan yang lemas. Semua tanda ini harus Anda curigai bilamana terjadi secara tiba-tiba pada buah hati Anda. Dengan mengetahui lebih awal, risiko terburuk yang disebabkan oleh demam berdarah bisa dihindarkan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait