@shutterstock

Tiba-tiba Kram Saat Berlari, Normalkah?

Lari merupakan salah satu aktivitas olahraga yang paling sering dilakukan. Namun kalau kurang pemanasan atau ada sesuatu yang salah, bisa-bisa Anda mengalami kram. Hal ini biasa terjadi kok. Jadi tidak perlu khawatir terlalu berlebihan.

Ada dua jenis kram yang biasanya terjadi. Yang pertama adalah kram di bagian samping perut. Penyebab utamanya adalah kurangnya asupan air minum dan juga kontraksi otot perut secara tiba-tiba. Kalau Anda mengalami masalah yang satu ini, usahakan untuk berhenti sejenak. Tunggu sampai kram mereda baru lanjutkan larinya. Cara lainnya bisa dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

  1. Setelah makan, jangan terburu-buru lari. Tunggu setidaknya 2-4 jam. Baru setelah itu Anda bisa mulai beraktivitas. Kalau terburu-buru, hindari makan makanan yang mengandung banyak serat agar pencernaan bisa bekerja lebih cepat.
  2. Jaga asupan air.  Saat bangun tidur, Anda harus minum segelas air untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Setelah itu, baru bisa beraktivitas  dengan lancar. Menurut penelitian yang dilakukan Rice University, mengatakan kalau segelas air putih di pagi hari akan meningkatkan metabolisme dalam tubuh dan juga mencegah kram saat berolahraga. Saat udara sedang terik-teriknya, pastikan tubuh Anda selalu terhidrasi agar usus tidak kram dan bisa berlari dengan lancar.
  3. Sebelum mulai lari, selalu lakukan peregangan terlebih dahulu. Hal penting karena kalau Anda tidak pemanasan maka otot  bisa shock sehingga risiko cedera meningkat.

Cukup mudah bukan? Nah, masih ada satu jenis kram lagi yaitu kram otot kaki. Penyebab utamanya adalah kurangnya pemanasan sehingga otot kaget ketika diajak berlari. Untuk mengatasinya Anda bisa mengikuti tips-tips berikut ini.

  1. Pemanasan. Dulu sewaktu sekolah, guru olahraga selalu bilang kalau pemanasan itu penting sekali. Fungsi melakukan hal ini adalah untuk meregangkan otot-otot kaki supaya bisa berlari dengan lancar. Lakukan pemanasan dengan benar supaya tidak mengalami kram saat berlari nantinya.
  2. Apabila mengalami kram di tengah perjalanan lari. Segera hentikan aktivitas tersebut dan menepi. Luruskan kaki dan buat serileks mungkin agar rasa nyeri sedikit berkurang. Tunggu sejenak baru Anda bisa lanjut lari. Tapi pelan-pelan saja ya.

Kram saat berlari itu normal. Hanya saja kalau terlalu sering terjadi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Semoga informasinya bisa membantu ya!

Share artikel ini:

Artikel Terkait