Tips Mengurangi Penggunaan Minyak Pada Masakan

Tahun baru bisa jadi awal resolusi bagi banyak orang untuk hidup lebih baik, lebih sehat dan mencapai umur panjang. Mungkin ini juga saatnya untuk kita mulai hidup terencana, memilih hidangan yang tepat juga bergizi agar semua jadi kebaikan bagi tubuh. Hanya saja, memilih hidangan atau bahan masakan yang terbaik tidak menjamin hasil  yang diinginkan jika proses pemasakan hidangan tidak dijalankan dengan baik. Utamanya ialah, mengurangi kandungan juga penggunaan minyak pada masakan. Tips dibawah ini bisa dipertimbangkan untuk membiasakan diri supaya asupan minyak berlebih  dapat dikurangi.

  • Konsumsi gizi berimbang ideal untuk manusia dewasa terdiri dari protein, lemak dan karbohidrat sebesar 60%. Karbohidrat yang tertimbun tidak terbakar akan jadi lemak dalam tubuh.
  • Lemak terdiri dari dua format, minyak dan lemak padat. Dua sumber lemak yang terdapat pada hidangan adalah hewan dan tumbuhan, yang masing-masing memiliki kekurangan dan kebaikan. Jika dikonsumsi secara proporsional, keduanya akan memberi kebaikan.
  • Batasi pembelian minyak goreng dirumah Anda, sistem quota akan membantu untuk mengendalikan dan membiasakan Anda untuk tidak selalu mengandalkan cara memasak dengan banyak minyak yaitu menggoreng.
  • Gunakan panci atau penggorengan dengan lapisan anti lengket agar kebutuhan minyak goreng dapat diredam
  • Lapisan anti lengket alami dapat diperoleh dari daun pisang. Daun dibentuk sama dengan permukaan penggorengan yang datar, siap untuk digunakan untuk hidangan seperti telur ceplok dan sejenis.
  • Jika memiliki oven microwave, hidangan dapat disiapkan dengan metode mengkukus dalam kemasan (container) plastik berventilasi. Selain rasa yang baik, kebaikan nutrisi dapat dipertahankan.
  • Cara lain adalah memasak dalam dandang dan dikukus, hidangan harus dibungkus sesuai kebutuhan dengan daun pisang atau kertas minyak agar proses pematangan dapat berlangsung rata tanpa menyerap terlalu banyak uap air.
  • Sedang metoda memasak lainnya yang juga dapat dijalankan adalah pemanggangan dalam oven. Gunakan wadah yang tepat, juga termometer yang memberi indikasi panas yang jelas. Ada banyak jenis hidangan dapat disiapkan dengan oven yang sehari-hari jadi bagian kompor didapur  tapi  lebih sering  digunakan sebatas memanggang cake dan kukis.
  • Ganti minyak untuk bahan menumis dengan air kaldu, dikombinasi wajan anti lengket konsumsi minyak goreng dapat dikurangi secara berkala.
  • Untuk kebutuhan rasa atau aroma, bagian dari daging berlemak banyak  misalnya kulit ayam dapat digunakan untuk kebutuhan menumis. Jangan lupa menyingkirkan bagian kulit ini setelah hidangan selesai;  Anda tidak perlu menkonsumsinya.
  • Potong bahan hidangan menjadi satu ukuran yang kecil yang seragam sehingga waktu pemasakan bahan akan cepat matang  karena tidak membutuhkan banyak minyak.
  • Hampir semua jenis minyak akan berkurang kebaikannya jika dipanaskan, perhatikan smoking point (dimana minyak mulai terbakar) daripada jenis minyak yang digunakan.
  • Api yang besar menghasilkan panas yang baik sehingga memasak sekejap-pun sudah mematangkan bahan seperti sayuran  dan menjaga agar vitamin dan mineral dalam bahan hidangan tetap memiliki kebaikan.
  • Hindari penggunaan mentega untuk memasak walau rasa yang ditimbulkan lebih lezat dan berselera tapi mengandung  lemak tinggi sehingga memberikan kalori ekstra yang tidak dibutuhkan tubuh kita diiklim tropis
  • Jenis minyak yang tersedia dipasaran sangat beragam, salah satu rekomendasi ideal adalah minyak sayur dan zaitun (olive).
  • Jika terpaksa harus menggoreng, pastikan panas minyak yang cukup dan tiriskan hidangan pada kertas yang menyerap minyak dengan baik. Selain mengurangi kandungan minyak hasil gorengan pun akan tetap garing.
  • Akan lebih baik jika minyak hanya dipakai untuk 1 (satu) kali pemasakan; selain sudah menyerap sebagian aroma dan rasa, perubahan kimia sudah terjadi karena adanya pemanasan minyak sehingga dapat menimbulkan efek yang kurang baik bagi hidangan berikutnya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait