@shutterstock

Ups, Tak Semua Makanan Lezat Menyehatkan Lho

Dewasa ini banyak makanan lezat yang berdatangan. Tak sedikit yang bisa menggeser makanan lokal hingga menyihir masyarakat untuk melahapnya. Selain itu, penyajian yang cepat dan tak perlu berlama-lama membuat orang-orang menjatuhkan makanan yang selanjutnya dikenal sebagai fast food ini. Terlepas dari semua rasa dan sajiannya, ternyata makanan ini tidak semuanya baik dan sehat untuk dikonsumsi.

Nancie George, praktisi kesehatan sekaligus editor kesehatan Florida International Magazine, melansirnya dalam Every Day Health berikut ini.

Hot Dog
Belakangan menu menu favorit dari Amerika ini banyak diminati orang Indonesia. Menurut Nancie, junk food memiliki kalori yang tinggi. Terlebih daging yang digunakan dalam hot dog merupakan daging yang sangat tinggi lemak. Rasanya memang enak, tetapi memiliki risiko yang buruk terhadap kesehatan jantung.

Kopi manis
Atau biasa dikenal sebagai sugary coffee creations. Teknik penyajian kopi dengan penambahan banyak gula ini demikian populer di kalangan masyarakat. Meski bukan salah satu makanan, namun kopi manis juga perlu mendapatkan perhatian agar tidak dikonsumsi secara berlebihan. Kalori yang tinggi dan kadar gula yang berlebihan rawan mengancam kesehatan khususnya jantung.

Stick Margarin
Berikutnya ada camilan gurih idola semua usia, apa lagi kalau bukan stick margarin. American Heart Association merekomendasikan untuk tidak memakan secara berlebihan camilan yang berbahan dasar tepung terigu tersebut. Di balik rasanya yang gurih dan cocok untuk dibuat hidangan santai, stick margarin ternyata mengandung lemak trans yang sangat buruk bagi kesehatan.

Kue manis
Siapa yang bakal menolak saat diberi hidangan penutup berupa kue manis yang menggoyang lidah? Hampir semua orang bakal memakannya. Boleh-boleh saja sebenarnya memakan kue-kue, tapi perlu diketahui jika kue manis seperti cupcake dan tart memiliki kandungan gula yang tinggi. Konsumsi berlebihan akan membuat badan menjadi tak sehat dan rawan sakit gigi khususnya pada anak-anak. Demikian yang disampaikan Nancie George.

Jadi, mulai batasi makanan tersebut terutama buat si kecil dari sekarang ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait