Ups, Terlalu Fokus Melihat Gadget Bikin Mata Tak Sehat

‘Tahun baru gadget baru’, paling tidak Anda pernah sekali mendengar istilah ini. Pergantian tahun memang sering dijadikan ajang promosi teknologi komunikasi baru oleh vendor atau produsen teknologi komunikasi dunia. Sektor yang diusung masih tak lepas dari ponsel pintar maupun gadget pendukung tren gaya hidup di era modern. Dampak dari meluasnya gadget yang kian terjangkau ini langsung dirasakan oleh mata. Indera penglihatan ini semakin dipaksa untuk sering memandang layar pintar hingga kadang sampai lupa untuk mengistirahatkannya.

Terlalu fokus dan sering memandangi gadget ini sendiri memiliki efek buruk bagi kesehatan mata.

Mata kering
Gangguan pertama yang akan dialami oleh mata adalah menjadi kering. Konsentrasi yang tinggi membuat mata jadi lebih jarang berkedip. Padahal, dari berkedip itulah bola mata bisa terus terbasahi dengan bantuan kelopak mata.

Mata lelah
Selain menjadi kering, otot mata yang dipaksa untuk memandangi layar gadget secara terus menerus akan mengalami gangguan. Otot akan menjadi tegang dan membuat mata menjadi lelah. Hal ini sesuai dengan penjelasan Mark Rosenfield, OD, PhD, ahli kesehatan dari Men’s Health.

Penglihatan kabur
Pengaruh jangka panjang karena terlalu sering memandangi layar gadget adalah membuat mata kabur. Mark menambahkan radiasi dari ponsel dapat membuat retina terganggu. Apalagi jika melihat layar gadget dalam kondisi gelap, mata perlu fokus dengan membuka retina lebih lebar. Jika berlangsung lama bisa menyebabkan kerabunan.

Selain membuat mata tak sehat, posisi kepala yang menghadap ke layar gadget juga bisa menyebabkan otot leher menegang dan memicu gangguan sakit kepala. Mark Rosenfield menyarankan jarak minimum melihat layar gadget tidak kurang dari 30cm dari wajah. Luangkan beberapa menit untuk berhenti melihat layar gadget agar mata bisa beristirahat dan tak sampai mengalami gangguan.

Jangan lupa untuk mengingatkan si kecil dan keluarga agar selalu memperhatikan kesehatan mata saat menggunakan gadget dalam rutinitas sehari-hari, ya Bu!

Share artikel ini:

Artikel Terkait