@shutterstock

Utak-Atik Kehebatan Gula Alami Pada Buah

Es krim dengan toping karamel manis yang meleleh siapa yang tidak tergoda? Warna cokelat emas membuat es krim dan kue yang anda makan terasa lebih manis. Tapi, Anda tidak boleh memakannya terlalu banyak, karena sesuatu yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan.

Karamel terbuat dari gula yang dipanaskan pada suhu 170 derajat Celcius. Ketika gula meleleh dan mendekati suhu tertingginya, gula pecah dan membentuk cairan lengket berwarna cokelat. Karamel banyak sekali digunakan dalam makanan, seperti permen, nugget, puding dan toping es krim.

Banyaknya gula dalam karamel adalah kelemahan dari makanan lezat ini. Satu buah permen karamel mengandung 6,6 gram gula, atau sekitar satu setengah sendok teh gula. Jika Anda memakan satu pak permen karamel yang berisi 7 buah, berarti Anda telah mengonsumsi 46,5 gram gula atau sama dengan 10 sendok teh.

Gula memiliki banyak efek buruk untuk kesehatan. Jika dikonsumsi secara berlebihan, gula akan mengganggu kesehatan tubuh manusia. Gula bisa merusak gigi dengan mengikis lapisan email yang bisa membuat gigi berlubang. Setiap makanan manis memberikan efek yang buruk bagi kesehatan mulut, tapi yang paling parah adalah permen karamel. Air liur di mulut akan kesulitan memproses permen karamel agar mudah dicerna karena lengket dan mudah menempel pada gigi. Permen karamel yang menempel di gigi akan mengeluarkan asam yang merusak lapisan email gigi dan menyebabkan sakit gigi dan gigi berlubang.

Mengonsumsi karamel sama saja dengan mengonsumsi gula. Konsumsi karamel yang berlebih bisa menambah jumlah trigliserida dalam tubuh. Jika jumlah trigliserida dalam tubuh yang terlalu banyak akan meningkatkan risiko terserang penyakit jantung dan stroke, karena sel-sel lemak telah menyumbat pembuluh darah sehingga darah tidak bisa mengalir dengan lancar.

Satu buah permen karamel mengandung 39 kalori, sedangkan satu porsi toping karamel mengandung 103 kalori. Jika Anda memasukkan karamel ke dalam menu diet, gula yang terkandung dalam karamel akan  akan membuat berat badan Anda kembali naik dan tubuh tidak akan menerima nutrisi dari makanan yang masuk ke dalam perut.

Untuk itu jangan memasukkan karamel sebagai menu diet dan mulailah kurangi mengonsumsi karamel. Semanis apapun permen karamel, kondisi kesehatan tubuh Anda tetap yang nomor satu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait