©shutterstock

Wah, Fast Food Ternyata Bisa Jadi Makanan Sehat!

Berbicara tentang fast food yang ada di pikiran kemungkinan besar adalah makanan yang banyak mengandung minyak. Teknik menggoreng yang dirasa lebih cepat dalam memasak memang menjadi salah satu alasan kenapa makanan cepat saji identik dengan gorengan. Namun, dari penyajian yang cepat itu juga banyak terkumpul sejumlah kalori yang berlebihan bagi tubuh.

 

Terlepas dari tren makanan cepat saji yang ada di restoran, Anda ternyata masih bisa menyajikan hidangan cepat saji  yang lebih sehat di rumah.  Syaratnya apa saja ya?

 

Pilihlah bahan yang berkualitas

Berhentilah menatap makanan cepat saji yang berupa gorengan. Menurut Toby Amidor, MS, RD, nutrisionis dari Amerika, makanan cepat saji didefinisikan sebagai makanan yang mudah dihidangkan dan butuh waktu singkat. Cepat dan mudah penyajiannya bukan artinya tak ada gizinya. Tetap bergantung pada pemilihan bahan yang berkualitas. Salad adalah makanan cepat saji yang mudah dibuat, cepat dan sehat disajikan. Hindari penggunaan mayones dan gantilah dengan yoghurt Yunani atau olive oil agar tidak menyumbang banyak kalori.

 

Tidak harus menggoreng

Banyak pilihan memasak mudah yang cepat dan sehat selain menggoreng. Tanpa harus pergi jauh-jauh ke restoran untuk memakan sebuah burger, buatlah sandwich sehat dari roti gandum, irisan tomat, bawang bombay, dan salmon panggang. Telur ceplok tanpa minyak juga dapat disajikan sebagai pengganti salmon. Bubuhkan selada atau irisan timun segar. Tim peneliti dari Cornell University menyebutkan membuat sandwich dengan salmon panggang di rumah dapat menjauhkan Anda dari 151 kalori yang diperoleh dari burger di restoran cepat saji.

 

Bijak memilih menu

Jika memang benar-benar tak ada waktu untuk menyiapkan hidangan sarapan di rumah dan Anda memilih pergi ke restoran cepat saji, bijaklah dalam memilih menu. Seiring dengan perkembangannya, sudah banyak restoran cepat saji yang menyajikan pilihan menu sehat dan segar. Ahli gizi dari Amerika Katherine Brooking, MS, RD, menyarankan memilih menu panggang dan salad tanpa mayones adalah pilihan menu sehat kala masuk ke restoran cepat saji. Biasanya agak lama, namun demi kesehatan tak ada salahnya meluangkan sedikit waktu untuk menunggu.

 

Pilih smoothie

Selain makanan yang banyak mengandung minyak, ikon restoran cepat saji lainnya adalah soft drink. Seolah pasangan yang tak terpisahkan minuman bersoda  memang pelengkap fast food yang paling banyak penggemarnya. Katherine menyebutkan soda memiliki kandungan kalori yang tinggi. Selain itu, banyaknya gula tambahan dalam minuman ini juga berpotensi meningkatkan gula darah. Gantilah dengan smoothie buah tanpa gula yang belakangan juga mulai ditemukan dalam restoran cepat saji. Jika tidak Anda bisa memilih air putih dan membeli smoothie terpisah di tempat lain.

 

Bagaimanapun keadaannya makan sehat perlu diprioritaskan. Jika memang terbentur kesibukan yang tak bisa dikompromi lagi, cobalah terapkan tips tersebut agar kesehatan tubuh bisa tetap terjaga.

Share artikel ini:

Artikel Terkait