Yuk Ajari Asisten Rumah Tangga Menjadi Pakar Kuliner di Rumah

Kesibukan pekerjaan dan kegiatan di luar rumah membuat wanita karir menyerahkan pekerjaan rumah tangga seperti memasak kepada asisten rumah tangga . Yuk ajari mereka menjadi ahli gizi dan pakar kuliner di rumah.

Keterbatasan pengetahuan tentang gizi dan teknik mengolah makanan yang sehat dan benar membuat asisten rumah tangga sering kali menyajikan makanan yang over cook atau menggoreng makanan terlalu gosong. Akibatnya, makanan yang diolah menjadi hidangan rusak dari sisi nutrisi dan membahayakan kesehatan. Yuk simak trik jitu tentang apa saja yang harus diketahui asisten agar kelengkapan gizi keluarga dapat tetap terpenuhi walau ibu sibuk berkarir!

Ajarkan Pengetahuan Nutrisi

Secara perlahan, saat waktu senggang ajak mereka berbelanja dan memilih bahan makanan. Sembari memilih bahan makanan, jelaskan masing-masing kandungan nutrisi yang terkandung. Tanamkan pengetahuan jika tubuh memerlukan nutrisi yang seimbang setiap harinya agar tubuh menjadi sehat.

 

Selanjutnya, ajarkan pentingnya mengolah makanan yang tidak hanya lezat namun harus bergizi. Bekali mereka pengetahuan dasar nutrisi yang esensial untuk tubuh.

Seperti sumber karbohidrat terdapat di dalam beras, mi, roti, jagung dan ubi-ubian. Sumber protein ada pada daging, ayam, ikan, telur, susu, tempe dan tahu. Sumber vitamin, mineral dan serat banyak terdapat di dalam sayuran dan buah. Dengan cara ini, mereka akan cermat dan pandai dalam menyusun menu yang sehat dan seimbang.

Memilih Makanan yang baik

Makanan yang sehat diawali dengan memilih bahan makanan yang berkualitas baik. Beri penjelasan tentang bagaimana ciri-ciri sayuran dan buah segar serta bagaimana memilih daging, telur, serta ikan yang baik. Misalnya, daging yang baik harus berwarna merah segar, tidak berlendir, tidak ada bercak kebiruan, tidak banyak mengandung lemak serta tidak ada kotoran yang menempel.

Bekali Pengetahuan Teknik Memasak

Kualitas bahan yang baik tidak akan menghasilkan makanan yang sehat jika diolah dengan cara yang salah. Tunjukan bagaimana cara mengolah makanan dengan teknik yang benar. Contohnya saat mengupas buah dan sayuran tidak boleh terlalu tebal karena vitamin banyak terkandung dipermukaan kulit.

Kemudian, ajarkan juga pentingnya mencuci buah dan sayuran di dalam air yang mengalir agar tidak ada kotoran dan bakteri yang menempel. Merebus sayuran sebaiknya dalam keadan utuh baru dipotong-potong agar vitaminnya tidak banyak terbuang. Teknik memasak juga harus diajarkan, beri contoh menggoreng dan memanggang makanan yang benar adalah tidak terlalu gosong.

 

Buat Jadwal Menu 10 Hari

Menyusun menu harus memperhatikan komposisi yang seimbang. Jenis menu juga harus disesuaikan dengan anggota keluarga. Karenanya, daftar jadwal menu masakan harus disiapkan. Dengan daftar menu, mereka menjadi tahu jenis masakan yang akan dimasak dan bahan yang harus dibeli. Dengan cara ini pula, menu masakan akan lebih bervariasi, sehat dan terhindar dari kebosanan akibat pola konsumsi yang membosankan. Idealnya, menu disusun untuk 10 hari. Rotasi menu sepuluh hari menjadikan menu masakan tidak akan terulang di hari yang sama.

Pentingnya Menjaga Sanitasi

Asisten rumah tangga juga harus ditanamkan kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan. Biasakan agar mereka selalu mencuci tangan sebelum mengolah makanan. Kebersihan bahan makanan, alat masak, alat saji dan dapur harus terjaga. Beri penjelasan bahwa, menjaga kebersihan sangat penting agar hidup menjadi sehat dan terhindar dari penyakit.

Tentu mengajarkan semua ini dengan cara yang menyenangkan. Beri contoh dengan cara Anda mempraktekkan langsung. Dengan cara ini akan lebih mudah dipahami mereka. Nah sekarang asisten rumah tangga menjadi pintar dan siap memasak dengan cara yang benar.***

Share artikel ini:

Artikel Terkait