Yuk Kenali 7 Jenis Senam Yoga Terpopuler dan Manfaatnya!

Yoga adalah olahraga yang berasal dari India Timur dan fokus kepada keseimbangan, fleksibilitas dan spiritual. Pada dasarnya senam yoga sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Hatha Yoga, Vinyasa, Iyengar adalah sebagian dari jenis yoga yang paling akrab di kalangan pengikutnya. Namun, sama seperti olahraga lain yang terus berkembang pesat, yoga pun turut berevolusi. 

Kini, ada yang dinamakan Yoga Fusion. Pada dasarnya Yoga Fusion adalah pertemuan dari pose-pose yoga tradisional dengan berbagai format olahraga lainnya, seperti pilates atau TRX. Perpaduan kedua teknik yang berbeda ini dimaksudkan untuk menyatukan pikiran dan olah fisik dengan maksud tak hanya meningkatkan fleksibilitas, namun juga kekuatan otot dan stamina.

Di Indonesia sendiri, mulai banyak studio olahraga yang dapat mengakomodir rasa penasaran Ibu terhadap berbagai jenis senam yoga. Sebelum mulai mencobanya, yuk cari tahu dulu apa saja perbedaan dan manfaat dari tiap jenis yoga.

  • Hatha Yoga

Gambar 1. Hatha Yoga

Ini adalah jenis yoga yang paling dasar dan merupakan pilihan aman sebagai pilihan yoga untuk pemula. Setiap gerakannya dilakukan secara perlahan dan setiap posenya dihitung dengan hitungan pernafasan. Di berbagai studio, Hatha Yoga dikategorikan sebagai yoga yang paling lembut. 

 

  • Vinyasa Yoga

Gambar 2. Gerakan Vinyasa Yoga yang menyerupai tarian

Vinyasa atau lebih dikenal sebagai yoga flow adalah versi lebih dinamis dari hatha yoga. Vinyasa adalah perpaduan pose dan pernafasan dengan alunan gerakan yang menyerupai tarian. Setiap pose bergerak lebih cepat, sehingga tak heran jika detak jantung pun akan meningkat. Musik yang mengiringi juga biasanya sedikit lebih upbeat, sehingga bagi Ibu yang terbiasa dan lebih menyukai olahraga berintensitas tinggi, Vinyasa bisa jadi pilihan yang tepat. 

 

  • Bikram Yoga

Gambar 3. Gerakan dalam Bikram Yoga

Bersiaplah untuk berkeringat. Bikram yoga terdiri dari 26 jenis pose yang berpadu dengan teknik pernafasan dan dilakukan dalam ruangan yang dipanasakan hingga mencapai 42 derajat. Durasinya pun cukup terbilang lama, yaitu 90 menit. Tak jarang ada beberapa orang yang tak kuat menyelesaikan, tapi tak sedikit juga yang ketagihan. Bagi Ibu yang ingin mencobanya, jangan lupa untuk membawa air minum agar terhindar dari dehidrasi dan jalani secara tenang dan perlahan.

 

  • Aerial Yoga

Gambar 4. Aerial Yoga menggunakan hammock

Biasa disebut juga sebagai anti-gravity yoga, Aerial yoga adalah kombinasi gerakan tradisional yoga, pilates dan tarian yang dilakukan dengan menggunakan hammock. Hammock yang digunakan juga bukan sembarang hammock, selain lebih kuat dalam menahan berat, bahan yang digunakan juga harus mampu mengikut lekuk tubuh. Manfaat utamanya adalah melatih fleksibilitas dan mengurangi sakit pada punggung belakang.

 

  • TRX Yoga

Gambar 5. Gerakan TRX Yoga yang menggunakan tali

TRX adalah olahraga menggunakan tali yang diciptakan oleh angkatan laut Amerika dengan tujuan melatih kekuatan otot, fleksibiltas dan keseimbangan. Beberapa pose yoga yang mungkin terasa sulit akan terbantu dengan menggunakan tali TRX. Beberapa gerakan standar senam yoga juga bisa dimodifikasi dan lebih bervariasi, sehingga bisa menjadi tantangan baru untuk penyuka yoga. 

 

  • Yogalates

Gambar 6. Salah satu gerakan dalam Yogalates

Yogalates adalah kombinasi yoga dan pilates. Yoga terfokus pada keseimbangan dan fleksibilitas, sedangkan pilates terfokus pada kekuatan otot kecil terutama pada otot perut dan punggung. Kedua hal yang bertolak belakang itu justru memberikan manfaat baru yang lebih menyeluruh untuk tubuh, terutama ketika dilakukan dengan teknik pernafasan dan meditasi yang benar.

 

  • Acro Yoga

Gambar 7. Gerakan Acro Yoga secara berpasangan

Acro Yoga adalah gabungan yoga dengan acrobatics dan dilakukan secara berpasangan. Acro yoga dapat bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Selain meningkatkan daya konsentrasi dan kekuatan, terdapat juga elemen memijat yang mampu mengurangi tingkat stress. Namun dikarenakan tingkat kesulitan yang cukup tinggi dibandingkan jenis yoga lainnya, jika tak dilakukan secara benar maka dapat menyebabkan cedera.

 

Bagi Ibu yang belum memiliki rutinitas Yoga, mungkin lebih baik jika Ibu mencoba beberapa jenis yoga diatas dan juga mencoba berbagai guru agar Ibu bisa menemukan jenis Yoga yang cocok dengan kebutuhan olahraga ibu. Dan bagi Ibu yang sudah rutin melakukan Yoga, yuk tulis di kolom komentar Jenis Yoga apa yang Ibu sukai beserta dengan alasannya! 

Share artikel ini:

Artikel Terkait