Yuk, Rapihkan Kamar!

Mengajar anak belajar bertanggungjawab bisa dimulai dari hal kecil. Bagaimana bila kali ini Anda mengajak dia membereskan kamar tidurnya sendiri? Simak tipsnya.

Agar acara beres-beres ini berjalan mudah, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan:

  • Ciptakan Keriaan. Sambil membereskan kamar tidurnya, ajaklah si anak untuk bernyanyi lagu bertema kebersihan, misalnya: Bangun Tidur, yang penggalan liriknya berbunyi …habis mandi ku tolong ibu, membersihkan tempat tidurku. Tak terasa, keceriaan pun hadir, si anak pun jadi semangat.
  • Beri label. Membereskan kamar si anak yang ‘super’ berantakan jadi lebih mudah bila lemari laci atau kotak diberi label. Imbuhkan tulisan atau gambar pada laci atau kotak tempat menyimpan boneka, mainan atau buku cerita si anak. Cara ini juga memudahkan si anak membereskan sendiri barang-barang miliknya.
  • Instruksi harus jelas. “Bereskan kamar tidurmu!” bagi anak, perintah itu bisa diartikan banyak. Misal, apakah itu berarti harus membereskan juga puzzle yang sedang disusun? Maka, Anda harus memberi instruksi yang jelas, contoh, “Masukkan semua lego yang berceceran ke dalam kotak mainan.” Atau, “Lipat selimut, tumpuklah bantal di tempat tidurmu.”
  • Pesan tertulis. Akan lebih baik dan lebih mudah dipahami si anak, bila instruksi tersebut, Anda tulis. Apalagi, bila banyak hal yang harus dirapihkannya. Misal: lap meja tulismu, tumpuk buku-buku cerita yang berserakan, pungut kaos kakimu dan masukkan ke tempat cucian kotor. Bahkan, kalau perlu pesan itu Anda beri gambar yang sesuai dengan perintah. Dijamin, si anak pasti paham dan ingat hal-hal yang harus dikerjakannya.
  • Yakinkan si anak. Jelaskan pada si anak, pekerjaan merapihkan meja belajar atau menaruh cucian di tempatnya itu harus mereka pelajari sejak dini. Jika tidak, hidup mereka ketika dewasa nanti bisa jadi repot sendiri.
  • Beri reward. Usai si anak melakukan tugasnya, berilah penghargaan atas perbuatan baik itu. Anda bisa memberi reward antara lain, ucapan terima kasih dan pujian, kue lezat favoritnya, sebuah pelukan hangat untuknya atau sebuah buku cerita baru. Si anak pasti senang, dan esok hari siapa tahu bila kamarnya berantakan, spontan dirapihkannya. Tanpa perlu menunggu perintah Anda. Selamat bersih-bersih!

Share artikel ini:

Artikel Terkait