Kurma, Buah Mungil Kaya Manfaat

Buah kurma (Phoenik dactylifera)  mengandungkarbohidrat sederhana yang mudah dicerna menjadi energi. Kurma juga kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang akan menjaga kesehatan tubuh selama berpuasa.

Mengonsumsi kurma setelah berpuasa memang disarankan. Bukan tanpa alasan, buah mungil ini memang kaya akan karbohidrat dan gula buah (fruktosa) yang akan diserat tubuh dan mengembalikan energi dengan cepat setelah seharian berpuasa. Lantas apa keistimewaan lain dari buah keluarga palem ini? Yuk, kita mengenal manfaat buah kurma lebih dekat.

Menilik Nutrisi Kurma

Buah kurma banyak sekali varietasnya, ada yang berukuran kecil, besar, berwarna kuning hingga cokelat kehitaman. Buah kurma juga dikenal berdasarkan asalnya. Seperti kurma Madinah atau kurma Mesir. Meskipun beragam jenis, nutrisi kurma tidak jauh berbeda masing-masing jenisnya.

Pada saat masih mentah buah kurma berwarna kehijauan. Buah kurma mentah berserat, keras, dan memiliki rasa yang sepat sehingga tidak enak dimakan. Seiring dengan matangnya buah, warna kurma menjadi kuning dan kecoklatan. Tekstur buah kurma juga berubah menjadi lunak. Ini disebabkan karena kandungan pati di dalam kurma berubah menjadi fruktosa dan glukosa sehingga rasanyapun menjadi manis.

Selain karbohidrat dalam bentuk gula dan pati, buah kurma juga  mengandung beragam vitamin dan mineral penting yang bermanfaat untuk tubuh. Dalam setiap 100 g kurma terkandung vitamin A 50 IU, tiamin 0,09 mg, ribovlafin 0,10 mg, niasin 2,20 mg, dan kalium 666 mg.  Sedangkan mineral penting lain yang terkandung adalah magnesium, potassium, dan kalsium.

Pulihkan Energi Setelah Berpuasa

Buah kurma sangat disarankan dikonsumsi bagi Anda yang berpuasa. Saat berpuasa, tubuh selama 14 tidak mendapatkan asupan nutrisi, kondisi ini akan menyebabkan gula darah di dalam tubuh menurun. Padahal gula darah sangat diperlukan tubuh untuk sumber energi dan menjaga fungsi organ vital seperti otak agat berfungsi dengan baik. Kurangnya asupan energi selama berpuasa menjadikan tubuh terasa lemas. Di saat berbuka, tubuh memerlukan energi yang cepat diserap tubuh agar badan kembali bugar.

Mengonsumsi beberapa butir buah kurma di saat berbuka puasa sangat disarankan, kandungan gula di dalam kurma akan mengembalikan energi dengan segera sehingga gula darah kembali normal.

Selain mengembalikan energi, buah kurma juga kaya akan vitamin dan mineral esensial. Nutrisi ini sangat diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan selama berpuasa.Keuntungan lain dari mengkonsumsi kurma adalah kandungan kaliumnya yang tinggi. Kalium sangat baik untuk kesehatan jantung seperti menjaga denyut jantung teratur, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur tekanan darah sehingga mengurangi risiko serangan stroke.

Kurma juga kaya akan kandungan serat. Setiap 100 g kurma mengandung 2.2 g serat. Di dalam usus besar, serat mampu menghambat penyerapan lemak dan kolesterol sehingga kolesterol dalam darah tidak meningkat. Manfaat serat kurma yang lain adalah membantu memperlancar proses pencernaan makanan dan mengikat zat karsinogen penyebab kanker. Tingginya serat di dalam kurma juga dapat menahan rasa lapar selama berpuasa karena sifat serat memberikan rasa kenyang lebih lama.

Olah Kurma Menjadi Kudapan Manis Buka Puasa

Selain dikonsumsi segar sebagai buah meja. Kurma juga bisa diolah menjadi kudapan manis saat berbuka. Seperti diolah menjadi smoothie kurma, jus kurma, campuran puding, kolak, biji salak, campuran kue lumpur, cake atau brownies. Dengan mengolah kurma menjadi kudapan, maka nutrisi menjadi semakin lengkap dan tentu saja lebih menggugah selera.

Bagi Anda yang suka berkreasi resep masakan, buah kurma juga bisa menjadi campuran masakan. seperti menambahkan kurma di dalam nasi goreng, campuran salad buah atau kari kambing kurma. Have a nice fasting!

Share artikel ini:

Artikel Terkait